PALEMBANG — Andreansyah atau yang akrab disapa Andrean, putra daerah asal KM 12 Palembang, resmi menyandang status sebagai Akademia D'Academy 8 (DA 8) Indosiar 2026. Ia berhasil lolos setelah tampil di babak Final Audition Grup 3 yang digelar baru-baru ini.
Penyanyi yang juga vokalis Syakira Music itu bersaing dengan enam peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dari tujuh kontestan yang tampil, hanya lima yang berhasil melaju, yakni Andrean (Palembang), Clara (Langkat), Danil (Sumenep), Sari (Sidrap), dan Revalina (Palangkaraya). Sementara itu, Arjuna asal Jakarta dan Melinda dari Cianjur harus menghentikan langkah mereka.
Dua Lagu yang Dibawakan Andrean di Hadapan Juri
Pada babak penentuan tersebut, Andrean membawakan dua lagu, yaitu "Keranda Cinta" dan "Menari di Atas Luka". Penampilan perdananya langsung mendapat perhatian dari dewan juri yang terdiri dari Dewi Perssik, Soimah, dan Lesti Kejora.
Saat membawakan "Keranda Cinta", Dewi Perssik memberikan apresiasi sekaligus menyoroti bahasa tubuh Andrean. "Jangan nunduk. Lebih baik keluarkan vokalmu yang bulat," ujar Dewi Perssik.
Soimah turut memberikan penilaian positif terhadap kualitas suara Andrean. Sementara itu, Lesti Kejora menyarankan agar ia mengurangi penggunaan cengkok yang berlebihan agar karakter vokalnya semakin menonjol.
Masukan Juri Langsung Diterapkan, Penampilan Kedua Dipuji
Andrean langsung menerapkan kritik dan saran dari para juri pada penampilan keduanya saat menyanyikan "Menari di Atas Luka". Hasilnya, penampilannya dinilai mengalami peningkatan signifikan dan menuai pujian.
Para juri menilai Andrean mampu menangkap setiap masukan dengan cepat dan menerapkannya secara langsung. Kemampuan adaptasi ini menjadi salah satu faktor kunci yang membuatnya lolos menjadi akademisi.
Bagi Andrean, pengalaman tampil di panggung D'Academy 8 menjadi momen berharga. Ia mengaku bersyukur bisa mendapatkan banyak apresiasi sekaligus pembelajaran dari para penyanyi dangdut papan atas Indonesia yang duduk di kursi juri.