OGAN ILIR — Sebuah kursi roda baru menjadi barang yang paling berarti bagi Anggi Wijaya, pemuda 27 tahun asal Desa Permata Baru, Kecamatan Indralaya Utara. Anggi, yang lumpuh total sejak lahir, selama ini hanya bisa terbaring di rumah sederhana milik keluarganya.
Jumat pagi, personel Sat Res PPA dan PPO Polres Ogan Ilir mendatangi rumah Teguh, ayah Anggi, di RT 02. Mereka tidak hanya membawa kursi roda, tetapi juga paket sembilan bahan pokok dan amplop berisi uang tunai. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Kasat Res PPA dan PPO, IPTU Dr. Tri Nensy Nirmalasary.
Bantuan Langsung untuk Warga Penyandang Disabilitas
Dalam kunjungan itu, Anggi yang ditemani keluarganya tampak haru. Ia hanya bisa mengangguk pelan sambil menggenggam tangan personel Polres yang datang. Warga sekitar yang ikut menyaksikan juga menyambut hangat kedatangan rombongan.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberikan semangat kepada keluarga yang sedang menghadapi cobaan. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka,” ujar IPTU Dr. Tri Nensy Nirmalasary saat berdialog dengan keluarga Teguh.
Rangkaian Hari Bhayangkara ke-80
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026. Polres Ogan Ilir memilih fokus pada bakti kesehatan dan bakti sosial sebagai bentuk pengabdian yang langsung menyentuh warga.
“Ini wujud nyata kepedulian Polri yang selalu hadir di tengah masyarakat,” kata Kasat Res PPA dan PPO menambahkan.
Bantuan yang disalurkan memang tidak besar secara nominal, tetapi bagi Teguh dan Anggi, kursi roda itu mengubah mobilitas sehari-hari. Sebelumnya, Anggi hanya bisa digendong jika ingin keluar rumah.
Polres Ogan Ilir Perkuat Kemitraan dengan Warga
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ogan Ilir berkomitmen meningkatkan pelayanan dan mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat. Kegiatan serupa direncanakan berlanjut di titik-titik lain di Kabupaten Ogan Ilir sepanjang pekan depan.
Warga Desa Permata Baru berharap bantuan serupa bisa menjangkau lebih banyak keluarga prasejahtera dan penyandang disabilitas di wilayah mereka. “Kami sangat berterima kasih. Ini pertama kalinya ada bantuan langsung seperti ini,” ujar salah seorang tetangga Teguh.