SUMATERA SELATAN — Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melontarkan seruan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto dan para konglomerat, termasuk pemilik Grup Barito Prajogo Pangestu. Ia meminta mereka memberikan sumbangan biaya pengobatan bagi YTR, korban penyekapan yang kini berada dalam kondisi kritis. Permintaan ini disampaikan Hotman di tengah kebutuhan medis yang membengkak.
Kondisi Korban dan Seruan Langsung Hotman
Hotman Paris mengungkapkan kondisi kesehatan YTR terus memburuk pasca penyekapan. Dalam pernyataannya, ia menyebut langsung nama Presiden Prabowo, Prajogo Pangestu, dan sejumlah pengusaha besar lainnya. Mereka dinilai mampu meringankan beban korban.
"Saya minta tolong, Bapak Presiden Prabowo, Bapak Prajogo Pangestu, dan konglomerat lainnya, bantu biaya pengobatan YTR yang kritis ini," ujar Hotman dalam keterangan yang diterima, belum lama ini.
Mengapa Hotman Ambil Langkah Publik?
Langkah Hotman membawa persoalan ini ke ranah publik dinilai tidak biasa. Sebagai pengacara yang kerap menangani kasus besar, ia biasanya bergerak di jalur litigasi. Namun dalam kasus ini, ia memilih pendekatan langsung dengan memanfaatkan jaringan dan pengaruhnya untuk menggalang dukungan dari pemangku kepentingan di tingkat tertinggi.
Belum ada tanggapan resmi dari Istana Negara maupun pihak Grup Barito. Sementara itu, keluarga korban disebut terus berjuang mencari tambahan dana perawatan di tengah kondisi YTR yang belum stabil.
Kasus Penyekapan YTR yang Belum Tuntas
Peristiwa penyekapan YTR masih dalam proses penanganan hukum. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai perkembangan penyidikan. Hotman sebelumnya juga mendampingi keluarga korban dalam upaya hukum agar para pelaku segera diproses.
Seruan bantuan dana ini menjadi babak baru dalam kasus tersebut. Perhatian publik kini sebagian beralih dari proses hukum ke upaya kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa korban.