Pencarian

Harga Emas Antam Naik Rp 16.000 Jadi Rp 2.711.000 Per Gram, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Sabtu, 13 Juni 2026 • 10:25:32 WIB
Harga Emas Antam Naik Rp 16.000 Jadi Rp 2.711.000 Per Gram, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
Harga emas Antam untuk pecahan 1 gram mencapai Rp 2.711.000, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

SUMATERA SELATAN — Kenaikan harga emas Antam terjadi di tengah tren penguatan harga emas dunia yang masih berlanjut. Berdasarkan data perdagangan, harga buyback atau harga jual kembali emas Antam hari ini juga ikut naik. Logam mulia yang dibeli dari Antam bisa dijual kembali dengan harga Rp 2.447.000 per gram, naik Rp 15.000 dari posisi sebelumnya.

Rincian Harga Emas Antam 13 Juni 2026

Berikut rincian harga emas Antam untuk pecahan tertentu yang banyak diminati investor ritel dan pelaku bisnis perhiasan:

  • Pecahan 0,5 gram: Rp 1.405.500
  • Pecahan 1 gram: Rp 2.711.000
  • Pecahan 5 gram: Rp 12.580.000
  • Pecahan 10 gram: Rp 25.105.000
  • Pecahan 50 gram: Rp 125.025.000
  • Pecahan 100 gram: Rp 249.950.000

Harga tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP, tarif PPh Pasal 22 menjadi 0,9 persen.

Pemicu Kenaikan: Rupiah Tertekan dan Sentimen Global

Kenaikan harga emas Antam hari ini tidak bisa dilepaskan dari pergerakan nilai tukar rupiah yang terus terdepresiasi terhadap dolar AS. Kurs rupiah yang melemah membuat harga emas dalam negeri ikut terkerek naik, mengingat harga acuan emas dunia yang diperdagangkan di pasar internasional menggunakan denominasi dolar AS.

Selain faktor kurs, permintaan terhadap aset safe haven seperti emas juga meningkat. Investor global cenderung mengalihkan portofolionya ke logam mulia di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global dan potensi kenaikan suku bunga acuan di negara maju.

Apa Artinya bagi Investor dan Pelaku Bisnis?

Bagi investor ritel yang telah membeli emas Antam di harga lebih rendah, kondisi ini memberikan keuntungan unrealized gain yang cukup signifikan. Namun, bagi pelaku bisnis perhiasan atau industri yang membutuhkan emas sebagai bahan baku, kenaikan harga ini berpotensi menekan margin keuntungan jika tidak diantisipasi dengan strategi hedging.

Analis menyarankan investor untuk tidak melakukan aksi panic buying di level harga tertinggi. Sebaiknya, pembelian dilakukan secara bertahap (dollar cost averaging) untuk meratakan harga beli. Investasi emas tetap mengandung risiko fluktuasi harga yang perlu dicermati.

Bagikan
Sumber: cnbcindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks