MUARA ENIM — Situasi hukum yang tengah berlangsung di Kabupaten Muara Enim tidak boleh mengganggu persatuan warga maupun jalannya pelayanan publik. Hal itu disampaikan langsung oleh Plt Bupati Muara Enim Hj. Sumarni dalam pernyataannya, Rabu (10/6/2026).
Asas Praduga Tak Bersalah Harus Dijunjung
Sumarni menegaskan bahwa masyarakat perlu memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk bekerja sesuai ketentuan. Ia meminta semua pihak tidak terburu-buru mengambil kesimpulan apalagi menyebarkan kabar yang belum jelas sumbernya.
“Kami menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan. Namun, kita juga harus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sebagai prinsip yang diatur dalam hukum dan harus dihormati oleh semua pihak,” ujar Sumarni.
Warga Diimbau Tidak Mudah Terprovokasi
Plt Bupati mengingatkan agar perbedaan pandangan atau informasi yang belum tentu benar tidak menimbulkan keresahan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga suasana damai dan saling menghormati.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan terus menjaga kebersamaan. Mari kita doakan agar semua pihak diberikan kesehatan, kekuatan, dan jalan terbaik dalam menghadapi setiap persoalan,” katanya.
Gotong Royong Kunci Stabilitas Muara Enim
Menurut Sumarni, semangat gotong royong yang menjadi karakter masyarakat Muara Enim harus terus dirawat. Persatuan, kata dia, menjadi modal penting agar roda pemerintahan dan pembangunan daerah tetap berjalan lancar.
Ia juga mengapresiasi peran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, ormas, dan insan pers yang selama ini menjaga stabilitas dan keteduhan di Bumi Serasan Sekundang.
Bijak Bermedia Sosial di Tengah Dinamika Hukum
Sumarni secara khusus meminta warga lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial. Ia melarang keras penyebaran kabar yang belum terverifikasi karena berpotensi memecah belah persatuan.
“Jangan sampai perbedaan pandangan atau informasi yang belum tentu benar menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Mari kita kedepankan sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan,” ujarnya.
Dengan dukungan semua pihak, Sumarni optimistis Kabupaten Muara Enim dapat melewati situasi ini tanpa mengganggu pelayanan publik. “Muara Enim adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga bersama-sama dengan semangat persaudaraan, menghormati proses hukum yang berjalan, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” pungkasnya.