MURATARA — Kapolsek Rawas Ulu, Iptu Harry Suharto, menyebut peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Rabu (4/11/2026). Api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga dan diduga dipicu korsleting listrik.
"Benar, telah terjadi kebakaran 4 rumah di Desa Napalicin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Harry saat dikonfirmasi, Kamis (5/11/2026).
Empat Rumah Warga Petani Hangus Beserta Isinya
Empat rumah yang terbakar masing-masing milik Beti Iskandar (35), Usman (35), Patdana (40), dan Singgih (30). Seluruh pemilik merupakan warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai petani.
Konstruksi rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api cepat membesar dan merambat ke bangunan lain. Warga bersama perangkat desa berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya.
Petugas dan warga berjibaku sekitar dua jam sebelum api akhirnya padam sekitar pukul 19.00 WIB. "Untuk kerugian materiil, empat unit rumah beserta isinya hangus terbakar. Taksiran kerugian sekitar Rp500 juta," ujar Harry.
Pemilik Rumah Sempat Berada di Dalam Bangunan
Saat kebakaran terjadi, para pemilik rumah sempat berada di dalam bangunan. Mereka berhasil menyelamatkan diri, sehingga tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka.
Situasi di lokasi pasca-kebakaran dilaporkan sudah aman dan kondusif. Para korban untuk sementara waktu mengungsi dan tinggal di rumah tetangga.
Polisi Koordinasi dengan BPBD untuk Penyaluran Bantuan
Pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara terkait penyaluran bantuan bagi warga terdampak.
"Kami mengimbau warga agar lebih waspada terhadap bahaya kebakaran, terutama instalasi listrik di dalam rumah," pungkas Harry.