PALEMBANG — Herman Deru menyebut kegiatan keagamaan semacam ini perlu terus dijaga karena memberi ruang bagi warga untuk belajar, berbagi pengalaman, dan mempererat hubungan antarsesama anggota. Ia menilai pembekalan melalui manasik umrah penting agar calon jemaah punya pemahaman lebih baik sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel memberi penghargaan kepada seluruh pengurus, ustaz senior, serta anggota Majelis Taklim Al Hayza yang konsisten mengikuti kegiatan keagamaan. Menurutnya, komitmen memperdalam pemahaman Al-Qur'an menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius.
Mengenang Percha Leanpuri, Pendiri Majelis Taklim Al Hayza
Herman Deru juga mengenang almarhumah Percha Leanpuri sebagai sosok yang mendirikan Majelis Taklim Al Hayza. Keberadaan majelis tersebut dinilai berperan membangun kebersamaan sekaligus menjadi tempat warga menambah wawasan keislaman.
Ia berharap semangat yang telah dirintis pendirinya dapat dilanjutkan oleh seluruh pengurus dan anggota. Dengan begitu, majelis taklim tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi dan meningkatkan kualitas pemahaman agama.
Manasik Umrah Jadi Bekal bagi Jemaah Baru dan yang Sudah Berpengalaman
Gubernur Sumsel menyampaikan apresiasi kepada para ustaz senior dan pengurus Majelis Taklim Al Hayza yang meluangkan waktu membimbing para anggota. Ia menilai pendampingan itu membuat peserta dengan latar belakang pengalaman ibadah berbeda-beda tetap mendapat pemahaman tambahan.
"Pembelajaran dari para ustaz senior tentu akan memperkaya pengetahuan anggota. Baik yang sudah pernah menjalankan ibadah maupun yang baru pertama kali mengikuti manasik umrah, semuanya memiliki kesempatan untuk mendapatkan pemahaman tambahan," ungkap Herman Deru.
Bagi anggota yang sudah pernah menunaikan haji maupun umrah, kegiatan tersebut menjadi kesempatan mengingat dan memperdalam pengetahuan yang telah diperoleh. Sementara bagi peserta tanpa pengalaman, bimbingan para ustaz menjadi bekal memahami tahapan serta tata cara pelaksanaan ibadah umrah.
Herman Deru berharap seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh. Ilmu yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengundian Umrah dan Harapan bagi Anggota Majelis Taklim OKI
Suasana kegiatan memanas ketika Herman Deru memberikan kejutan berupa hadiah perjalanan umrah kepada salah satu anggota Majelis Taklim Al Hayza. Hadiah diberikan melalui proses pengundian dalam rangkaian kegiatan, dan kesempatan beribadah ke Tanah Suci itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi anggota yang beruntung.
Pemberian hadiah umrah diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota agar semakin bersemangat mengikuti kegiatan keagamaan, memperdalam ilmu Al-Qur'an, serta meningkatkan kualitas ibadah. Momentum itu sekaligus memperlihatkan pentingnya dukungan terhadap aktivitas majelis taklim sebagai wadah pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan Tadabbur Al-Qur'an dan Manasik Umrah Majelis Taklim Al Hayza Leanpuri menjadi kesempatan mempererat kebersamaan antara pengurus, pembimbing, dan seluruh anggota. Lewat kegiatan berkelanjutan, majelis taklim diharapkan semakin berkembang sebagai ruang silaturahmi, pembinaan keagamaan, dan peningkatan pemahaman Al-Qur'an bagi masyarakat Kabupaten OKI dan sekitarnya.