Pencarian

Astra Motor Sumsel Latih 60 Anggota AHMP Palembang Berkendara Kelompok Jelang Honda Bikers Day 2026

Kamis, 17 September 2026 • 19:31:02 WIB
Astra Motor Sumsel Latih 60 Anggota AHMP Palembang Berkendara Kelompok Jelang Honda Bikers Day 2026

PALEMBANG — Touring bersama komunitas sepeda motor bukan sekadar aktivitas berkendara, melainkan kegiatan yang menuntut kesiapan dan koordinasi seluruh peserta. Hal itu menjadi latar kegiatan GAS Ke Honda Bikers Day (HBD) 2026 yang digelar Astra Motor Sumsel di Main Dealer Astra Motor Sumsel dan diikuti sekitar 60 member komunitas Astra Honda Motor Palembang (AHMP).

Rangkaian acara mencakup sosialisasi HBD 2026, community gathering, pelatihan pertolongan pertama (first aid training), serta manajemen klub. Astra Motor Sumsel memanfaatkan forum itu untuk mengedukasi peserta soal pentingnya menerapkan #Cari_Aman saat berkendara secara berkelompok, mulai dari persiapan hingga selama perjalanan.

Koordinasi Jadi Kunci Keselamatan Rombongan

Safety Riding & Community Supervisor Astra Motor Sumsel, Fathan Nayoda, menekankan bahwa komunikasi dan kedisiplinan seluruh peserta menentukan keselamatan touring.

"Touring bersama komunitas membutuhkan komunikasi dan kedisiplinan dari seluruh peserta. Setiap anggota perlu memahami arahan road captain, menjaga jarak aman, serta tidak melakukan manuver secara tiba-tiba agar perjalanan tetap tertib dan aman," ujar Fathan.

Dia menyebut tiga hal yang paling sering diabaikan peserta touring: jarak aman antar motor, pemahaman sinyal tangan, dan kedisiplinan mengikuti posisi dalam formasi rombongan.

Briefing Sebelum Berangkat, Bekal Wajib Rombongan

Sebelum rombongan bergerak, seluruh peserta wajib mengikuti arahan road captain. Pengecekan meliputi kesiapan kendaraan, jumlah peserta, rute perjalanan, agenda kegiatan, hingga pembagian posisi dalam rombongan.

Tanpa briefing, peserta berisiko salah memahami rute dan kehilangan formasi di tengah jalan. Hal ini kerap menjadi penyebab utama insiden kecil dalam touring komunitas.

Pahami Sinyal Tangan Antar Pengendara

Sinyal tangan menjadi bahasa komunikasi utama selama perjalanan berkelompok. Setiap anggota perlu memahami arti sinyal yang diberikan road captain maupun pengendara di depannya.

Kesalahan membaca sinyal bisa memicu manuver mendadak yang membahayakan pengendara lain di belakang. Karena itu, latihan sinyal tangan menjadi bagian penting dari edukasi berkendara kelompok.

Jaga Jarak Aman dan Hindari Manuver Mendadak

Menjaga jarak aman antar sepeda motor memberi ruang reaksi yang cukup saat kondisi jalan berubah. Peserta juga diminta tidak melakukan manuver tiba-tiba yang bisa mengganggu kestabilan rombongan.

Astra Motor Sumsel menargetkan edukasi ini tidak berhenti di ruang pertemuan. Peserta diharapkan menerapkan prinsip #Cari_Aman saat mengikuti rangkaian HBD 2026 bersama komunitas AHMP.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumeks.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks