MUSI RAWAS — Tim Siddokes Polres Musi Rawas turun langsung memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis kepada penghuni panti jompo dan pelajar SDN 6 Muara Beliti. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah preventif melindungi saluran pernapasan dari paparan debu dan asap yang memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kabut asap karhutla yang semakin pekat membuat masker menjadi kebutuhan wajib, terutama bagi lansia dan anak-anak yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan. Kegiatan ini menjadi respons cepat aparat terhadap memburuknya kualitas udara di wilayah tersebut.
Deteksi Dini Gangguan Kesehatan bagi Kelompok Rentan
Dalam bakti kesehatan tersebut, personel Siddokes tidak hanya membagikan masker, tetapi juga melakukan pemeriksaan kondisi umum dan konsultasi medis. Warga yang membutuhkan diberikan vitamin secara gratis sebagai bagian dari upaya menjaga daya tahan tubuh.
Pemeriksaan ini ditujukan untuk deteksi dini keluhan kesehatan. Jika ditemukan indikasi gangguan, warga bisa segera dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan sebelum kondisinya memburuk.
Antusiasme Warga dan Komitmen Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Kasidokkes Polres Musi Rawas, Zarmis Sumarni, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri untuk terus hadir melayani masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan tetapi juga kesehatan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat, khususnya para lansia dan anak-anak. Kami memberikan pemeriksaan kesehatan secara gratis sekaligus edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan secara rutin,” ujar Zarmis Sumarni.
Menurutnya, pemeriksaan berkala sangat penting bagi lansia dan anak-anak yang sistem kekebalan tubuhnya lebih rentan terhadap polusi udara. Antusiasme warga terlihat jelas, para lansia dan siswa SD tampak senang mengikuti pemeriksaan dan menerima masker yang dibagikan personel Siddokes.
Mengapa Lansia dan Anak-anak Paling Rentan Terdampak Asap?
Paparan asap karhutla dalam waktu lama dapat menyebabkan iritasi mata, gangguan pernapasan, hingga memperparah penyakit kronis seperti asma dan bronkitis. Lansia dengan kondisi fisik yang menurun dan anak-anak yang sistem imunnya belum sempurna menjadi dua kelompok yang paling berisiko mengalami komplikasi.
Oleh karena itu, langkah preventif seperti pembagian masker dan pemeriksaan kesehatan rutin menjadi krusial untuk meminimalisir dampak buruk kabut asap. Polres Musi Rawas berencana melanjutkan kegiatan serupa di titik-titik lain yang terdampak karhutla jika kondisi udara masih tidak sehat.