SUMATERA SELATAN — Laga penentu di Grup F ini berlangsung di Stadion Azteca, Selasa (10/6) malam. Kemenangan ini membawa Meksiko mengoleksi tujuh poin dan memastikan posisi mereka di puncak klasemen, tak tergoyang oleh hasil pertandingan lainnya. Korea Selatan harus puas finis di peringkat ketiga dan tersingkir dari turnamen.
Gol Kontroversial Berawal dari Blunder Kiper
Satu-satunya gol dalam pertandingan ini terjadi pada menit ke-67. Situasi berawal dari umpan silang yang seharusnya mudah diamankan kiper Korea Selatan, Kim Seung-gyu.
Namun, bola justru lolos dari tangkapan Kim dan jatuh tepat di kaki striker Meksiko, Santiago Gimenez. Dengan tenang, Gimenez langsung menyontek bola ke gawang yang sudah kosong.
Kesalahan individu ini menjadi penentu nasib kedua tim di turnamen paling bergengsi sepak bola dunia.
Dominasi Meksiko Tak Berbuah Banyak Peluang
Sepanjang laga, Meksiko memang lebih mendominasi penguasaan bola. Statistik mencatat El Tri menguasai 65% penguasaan bola dan melepaskan 14 tembakan, namun hanya satu yang tepat sasaran—dan berbuah gol.
Korea Selatan bermain disiplin dengan pertahanan rapat. Beberapa kali mereka mengancam lewat serangan balik cepat, tapi penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang mereka gagal menjadi gol.
Klasemen Akhir Grup F: Meksiko Aman, Korsel Tersingkir
Dengan hasil ini, Meksiko finis sebagai juara grup dengan tujuh poin dari tiga laga. Mereka bergabung dengan 31 tim lain yang sudah mengamankan tempat di babak 32 besar.
Bagi Korea Selatan, kekalahan ini menjadi tamatnya perjuangan mereka. Tim asuhan Jurgen Klinsmann hanya mampu meraih tiga poin dari satu kemenangan dan dua kekalahan.
Langkah Selanjutnya: Meksiko Bersiap Hadapi Lawan Berat
Di babak 32 besar, Meksiko akan menghadapi runner-up Grup E yang belum ditentukan. Pelatih Meksiko, Jaime Lozano, menegaskan timnya harus segera melupakan euforia kelolosan dan fokus pada persiapan.
“Kami bersyukur bisa lolos, tapi ini baru awal. Babak gugur adalah pertandingan hidup-mati. Tidak boleh ada kesalahan,” ujar Lozano dalam konferensi pers usai laga.
Gol semata wayang Santiago Gimenez juga mendapat pujian dari sang pelatih. “Dia pemain yang selalu berada di posisi tepat. Itu naluri striker murni,” tambahnya.
Catatan: Blunder Kiper Jadi Sorotan
Kesalahan Kim Seung-gyu menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak penggemar sepak bola menyayangkan insiden ini yang dinilai terlalu mudah untuk ukuran kiper internasional.
Namun, pelatih Korea Selatan memilih tidak menyalahkan anak asuhnya. “Sepak bola penuh dengan kesalahan. Kami kalah sebagai tim, bukan karena satu pemain,” kata Klinsmann menutup sesi wawancara.