MUSI BANYUASIN — Transisi pengelolaan listrik dari PT MEP ke PLN di Kabupaten Musi Banyuasin resmi berakhir setelah proses bertahap yang berlangsung beberapa tahun terakhir. Sebanyak 57.685 pelanggan kini tercatat sebagai konsumen PLN dan akan mendapatkan layanan sesuai standar nasional.
Gubernur Sumsel Herman Deru menyebut penyelesaian migrasi ini bukan sekadar urusan administratif. Menurutnya, listrik kini menjadi fondasi utama bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik di daerah.
"Dengan dukungan seluruh pihak, proses migrasi pelanggan dari PT MEP ke PLN di seluruh wilayah Kabupaten Musi Banyuasin dapat diselesaikan dengan baik. Ini menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kelistrikan yang semakin optimal," ujar Herman Deru dalam sambutannya.
Dampak Langsung ke Warga: Pasokan Lebih Stabil dan Terintegrasi
Dengan bergabungnya puluhan ribu pelanggan ke dalam sistem PLN, warga Musi Banyuasin diharapkan menikmati pasokan listrik yang lebih andal. Standar pelayanan nasional PLN menjamin perbaikan lebih cepat jika terjadi gangguan serta pemeliharaan infrastruktur yang terjadwal.
Sebelum migrasi, sebagian wilayah di Musi Banyuasin dikelola oleh MEP yang merupakan perusahaan listrik swasta daerah. Kini, seluruh sistem kelistrikan terintegrasi penuh ke dalam jaringan PLN Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB).
Peresmian Dihadiri Jajaran Forkopimda dan Manajemen MEP
Acara peresmian di Desa Air Putih Ulu turut dihadiri Sekda Provinsi Sumsel Apriyadi, Bupati Musi Banyuasin Toha, Wakil Bupati Abdur Rohman Husen, serta Kepala Dinas ESDM Sumsel Hendriansyah. Manajemen PT MEP dan jajaran PLN UID S2JB juga hadir menyaksikan momen tersebut.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID S2JB Wahyudi yang mewakili General Manager menyebut penyelesaian migrasi ini sebagai tonggak penting. "Kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan ketenagalistrikan di Musi Banyuasin," tegasnya.
Kolaborasi Panjang Pemda, MEP, dan PLN Berbuah Hasil
Gubernur Herman Deru mengapresiasi kerja sama semua pihak yang memungkinkan proses transisi berjalan lancar. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, dan BUMN bisa menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Ke depan, PLN akan melanjutkan program elektrifikasi dan peningkatan kapasitas di titik-titik yang masih membutuhkan penguatan jaringan. Warga yang sebelumnya menjadi pelanggan MEP kini bisa mengakses layanan PLN melalui aplikasi dan kanal pembayaran resmi yang lebih luas.