Pencarian

Baramulti Suksessarana Bagi Dividen Final USD 70 Juta, Setara Rp 486 per Lembar Saham

Senin, 15 Juni 2026 • 21:58:31 WIB
Baramulti Suksessarana Bagi Dividen Final USD 70 Juta, Setara Rp 486 per Lembar Saham
Baramulti Suksessarana tetapkan dividen final USD 70 juta untuk tahun buku 2025.

SUMATERA SELATAN — Pembagian dividen ini menjadi agenda utama RUPST yang juga mengesahkan laporan keuangan tahun buku 2025. Pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih untuk dividen tunai, dibayarkan dalam dolar AS atau rupiah. Kurs yang digunakan adalah kurs tengah Bank Indonesia pada 9 Juni 2026, yakni USD 1 setara Rp 18.171.

Dividen final tunai akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 26 Juni 2026 atau recording date. Investor yang ingin menikmati dividen harus memastikan namanya tercatat sebelum tanggal tersebut.

Perombakan Jajaran Direksi dan Komisaris

Selain dividen, RUPST menyetujui perubahan susunan direksi dan dewan komisaris. Dua komisaris, Jinendra Vardhaman Patil dan Jeong Woo Yoo, resmi mengundurkan diri. Posisi mereka digantikan oleh Anjali Pandey dan Seok Chul Sohn.

Di jajaran direksi, Wakil Direktur Utama Kamlesh Kumar dan Direktur Sangwon Lee juga mundur. Rajesh Daga ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama yang baru, sementara Dongho Lee mengisi posisi direktur. Keduanya akan menjabat hingga RUPST tahun buku 2026 yang digelar pada 2027.

Dengan perubahan ini, komposisi direksi BSSR kini dipimpin oleh Widada sebagai Direktur Utama, dibantu Rajesh Daga sebagai Wakil Direktur Utama, serta enam direktur lainnya: Deden Ramdhan, Arun Viswanathan, Dongho Lee, Wong Liong The, dan Fareza Deshandi. Sementara itu, jajaran dewan komisaris diketuai oleh Badrodin Haiti, dengan Sanjeev Churiwala sebagai Wakil Komisaris Utama.

Laporan Keuangan dan Rencana Audit 2026

RUPS juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025. Laporan tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan. Selain itu, pemegang saham memberikan wewenang kepada dewan komisaris untuk menunjuk kantor akuntan publik independen guna mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Keputusan lain yang diambil dalam RUPST adalah penetapan honorarium untuk dewan komisaris dan remunerasi direksi untuk tahun buku 2026. Besaran honorarium dan tunjangan ini disetujui oleh pemegang saham mayoritas.

BSSR merupakan salah satu emiten tambang batubara di Indonesia yang terus menjaga kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan. Pembagian dividen tunai ini menjadi sinyal positif bagi investor akan kesehatan fundamental perseroan di tengah fluktuasi harga komoditas global.

Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks