PALEMBANG — Suasana berbeda terlihat di Ruang Regional Traffic Management Center (RTMC) Ditlantas Polda Sumsel, Kamis malam. Ratusan personel kepolisian dan pengemudi ojek online (ojol) duduk bersama menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026.
Bukan Sekadar Nonton Bola
Kegiatan yang dipimpin langsung Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Maesa Soegriwo ini dirancang sebagai ruang interaksi informal antara polisi dan masyarakat. Selain nobar, Ditlantas juga menyalurkan bansos berupa paket sembako kepada para pengemudi ojol yang hadir.
"Kami merangkul rekan-rekan ojol sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga harkamtibmas dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas," ujar Maesa dalam sambutannya.
Bansos di Tengah Dinamika Ekonomi
Penyaluran bansos tersebut, menurut Maesa, merupakan bentuk kepedulian sekaligus kehadiran negara melalui Polri untuk membantu masyarakat pekerja yang setiap hari berjuang mencari nafkah. Bantuan diberikan di tengah dinamika ekonomi yang masih dihadapi para pengemudi ojol.
"Bansos yang kami salurkan malam ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus kehadiran negara melalui Polri untuk membantu masyarakat pekerja yang setiap hari berjuang mencari nafkah bagi keluarganya," kata Maesa.
Edukasi Lalu Lintas untuk Pelopor Keselamatan
Di sela acara, personel Ditlantas juga memberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas dan pentingnya kepatuhan terhadap aturan jalan raya. Para pengemudi ojol didorong untuk berperan sebagai pelopor keselamatan di jalan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam membangun kemitraan yang kuat dengan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata.
"Komunitas ojek online merupakan bagian penting dari masyarakat yang perlu terus kita dukung dan libatkan dalam menjaga keamanan serta ketertiban bersama," tegas Nandang.
Program Polri Presisi yang Humanis
Kegiatan nobar dan bansos ini menjadi implementasi nyata program Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan kolaboratif dan humanis. Polda Sumsel berharap hubungan antara Polri dan masyarakat kian erat, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Melalui ruang-ruang interaksi yang lebih dekat dan informal, Polri berupaya membangun komunikasi yang efektif sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi.