PRABUMULIH — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Prabumulih menggelar audiensi dengan Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, di ruang kerja pimpinan DPRD, Senin lalu. Pertemuan itu membahas kesiapan kontingen yang akan dikirim ke Jambore Daerah (Jamda) IX Sumatera Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 2026.
Fokus Pembahasan: Transportasi dan Logistik Kontingen
Dalam audiensi tersebut, Kwarcab Prabumulih memaparkan kebutuhan pokok kontingen, terutama menyangkut transportasi dan akomodasi selama perhelatan Jamda. Ketua Kwarcab Prabumulih menyampaikan bahwa jumlah peserta yang akan diberangkatkan mencapai puluhan orang, terdiri dari Pramuka Penggalang dan Penegak.
“Kami berharap dukungan penuh dari DPRD, khususnya dalam hal penganggaran transportasi dan logistik. Ini penting agar kontingen Prabumulih bisa tampil maksimal di tingkat provinsi,” ujar perwakilan Kwarcab dalam pertemuan tersebut.
DPRD Siapkan Skema Anggaran Pendukung
Ketua DPRD Prabumulih, H. Deni Victoria, merespons positif aspirasi tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan mengupayakan alokasi anggaran melalui APBD Perubahan atau APBD induk 2026, sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
“Kami akan kaji bersama mitra kerja di eksekutif. Yang jelas, kegiatan kepramukaan ini bagian dari pembinaan generasi muda. DPRD mendukung penuh selama perencanaannya matang dan akuntabel,” kata Deni Victoria.
Mengapa Jamda IX Sumsel 2026 Jadi Ajang Strategis?
Jambore Daerah merupakan agenda rutin Kwartir Daerah (Kwarda) Sumsel yang mempertemukan Pramuka dari 17 kabupaten/kota. Selain ajang silaturahmi, Jamda menjadi wadah pembinaan karakter dan pengembangan keterampilan kepemimpinan bagi anggota Pramuka.
Bagi Kota Prabumulih, partisipasi dalam Jamda IX menjadi momentum untuk menunjukkan kualitas pembinaan Pramuka di daerah. Sebelumnya, kontingen Prabumulih kerap meraih prestasi di berbagai lomba kepramukaan tingkat Sumsel, seperti pioneering dan lomba ketangkasan baris-berbaris.
Apa Langkah Selanjutnya?
Kwarcab Prabumulih akan menyusun proposal detail kebutuhan kontingen, termasuk rincian biaya transportasi, konsumsi, dan perlengkapan lapangan. Proposal itu akan diserahkan ke DPRD dan Pemkot Prabumulih dalam waktu dekat.
“Kami targetkan dalam dua pekan ke depan proposal sudah rampung. Setelah itu, kami akan rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga untuk sinkronisasi,” tambah pihak Kwarcab.
FAQ: Seputar Jamda IX Sumsel 2026
Kapan Jambore Daerah IX Sumsel akan digelar?
Jadwal resmi belum ditetapkan Kwarda Sumsel, namun diperkirakan berlangsung pada pertengahan 2026 di Bumi Perkemahan Gandus, Palembang.
Berapa jumlah peserta yang akan dikirim Prabumulih?
Kwarcab Prabumulih menargetkan memberangkatkan sekitar 50 hingga 60 anggota Pramuka, termasuk pendamping dan pembina.