SUMATERA SELATAN — Timnas Indonesia memilih pemusatan latihan di Bali selama sepekan pada FIFA Matchday 9-17 November 2026 setelah uji coba melawan Yordania dibatalkan. Pelatih John Herdman menyebut agenda ini jadi bekal menyiapkan kedalaman skuad menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030 Zona Asia.
Keputusan itu diambil setelah PSSI mencoret rencana uji coba di Amman, Yordania, yang semula dijadwalkan Jumat (13-11-2026). Alasan pembatalan bukan soal teknis di lapangan, melainkan situasi keamanan di Timur Tengah yang dilanda ketegangan dan konflik.
PSSI sempat mengalihkan incaran ke Timnas Hong Kong sebagai lawan pengganti. Namun negosiasi tak kunjung menemui kepastian, sehingga opsi uji coba internasional pada periode itu akhirnya ditinggalkan.
Perubahan Jadwal Piala Asia 2027 Ikut Menggeser Rencana
Pemusatan latihan di Pulau Dewata juga dipicu pergeseran kalender Piala Asia 2027. Turnamen yang semula digelar Januari-Februari 2027 diundur ke Desember 2027 hingga Januari 2028.
Herdman menegaskan, kombinasi penundaan Piala Asia dan eskalasi situasi regional di Timur Tengah membuat pihaknya memilih jalur berbeda. Latihan di Bali dianggap lebih terukur ketimbang memaksakan laga uji coba di kawasan bergejolak.
"Menyusul penundaan Piala Asia serta mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan tersebut," ujar Herdman, dikutip dari laman PSSI.
Bali Jadi Basis Tujuh Hari Persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2030
Training camp berlangsung sepekan penuh, terhitung 9-17 November 2026. Herdman menyebut periode itu tidak akan disia-siakan hanya untuk menjaga kebugaran pemain.
Fokus utama latihan di Bali adalah memperkuat kedalaman skuad. Kualifikasi Piala Dunia 2030 Zona Asia sendiri baru bergulir September 2027, sehingga Herdman punya ruang panjang untuk membangun fondasi tim.
"Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November 2026 untuk menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali," papar Herdman.
"Dengan fokus pada penguatan kedalaman skuad dan melanjutkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030," ungkapnya.
Tanpa Laga Uji Coba, Herdman Pilih Asah Kombinasi Internal
Absennya laga internasional membuat Timnas Indonesia kehilangan kesempatan menguji kekuatan melawan lawan luar. Sebagai gantinya, Herdman bisa lebih leluasa mencoba berbagai kombinasi pemain di sesi latihan internal.
Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan skuad yang diproyeksikan tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2030. Dengan kompetisi resmi yang masih jauh, membangun kedalaman skuad jadi prioritas yang masuk akal ketimbang mengejar hasil di laga uji coba mendadak.
Bali dipilih sebagai lokasi karena mendukung latihan intensitas tinggi dalam suasana yang lebih terkontrol. Skuad Garuda akan kembali ke agenda kompetisi masing-masing setelah periode FIFA Matchday berakhir.