Pencarian

Bhayangkari Sumsel Bangun 18 Sumur Bor di 10 Kabupaten/Kota, Atasi Sumur Warga Kering Saat Kemarau

Sabtu, 26 September 2026 • 12:03:02 WIB
Bhayangkari Sumsel Bangun 18 Sumur Bor di 10 Kabupaten/Kota, Atasi Sumur Warga Kering Saat Kemarau
Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Ny. Eka Sandi Nugroho menandatangani prasasti sumur bor dalam rangkaian HKGB ke-74.

PALEMBANG — Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan Ny. Eka Sandi Nugroho memimpin penyerahan fasilitas air bersih yang ditandai dengan penandatanganan 18 prasasti sumur bor. Pengguntingan pita dan pembukaan keran air secara simbolis dilakukan sebagai tanda fasilitas mulai dapat dimanfaatkan warga.

Program ini menyasar wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air, terutama saat sumber air konvensional berkurang akibat kemarau. Sumur yang selama ini menjadi salah satu sumber air warga Soak Permai dilaporkan mengalami kekeringan sehingga kebutuhan sehari-hari semakin sulit dipenuhi.

18 Sumur Bor Tersebar di 10 Kabupaten/Kota Sumsel

Penyediaan air bersih Bhayangkari Sumsel tidak hanya menyasar Kota Palembang. Sumur bor dibangun di sejumlah daerah dengan sebaran sebagai berikut:

  • Kota Palembang
  • Kota Prabumulih
  • Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU)
  • Kabupaten Muara Enim
  • Kabupaten Ogan Ilir
  • Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
  • Kabupaten Lahat
  • Kabupaten OKU Timur
  • Kabupaten Musi Banyuasin
  • Kabupaten OKU Selatan

Dengan penyebaran tersebut, fasilitas air bersih menjangkau 10 kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Program diarahkan untuk membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh air, terutama ketika sumber air konvensional berkurang akibat kondisi kemarau.

Mengapa Sumur Bor Dibangun Saat Kemarau Panjang

Kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari warga di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Kondisi itu mendorong Bhayangkari Daerah Sumsel bersama Polda Sumsel menghadirkan sumur bor sebagai solusi jangka pendek.

Bagi masyarakat Soak Permai, keberadaan sumur bor menjadi penting karena sumber air yang biasa mereka gunakan mulai terdampak kemarau. Kebutuhan sehari-hari pun semakin sulit dipenuhi ketika sumur warga mengering.

Sumur Bor Jadi Bagian Rangkaian HKGB ke-74

Penyerahan fasilitas air bersih itu dilakukan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74. Kegiatan dipimpin langsung Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan Ny. Eka Sandi Nugroho.

Penandatanganan 18 prasasti menjadi penanda resmi beroperasinya sumur bor di masing-masing lokasi. Setelah prosesi simbolis, fasilitas tersebut mulai dapat dimanfaatkan masyarakat setempat.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumeks.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks