LAHAT — Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, SH, MH, menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda saat menghadiri tasyakuran pelepasan siswa kelas VI SD Negeri 13 Lahat. Acara yang digelar di halaman sekolah tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, Dr. Baslini, M.Pd, serta para guru dan orang tua wali murid.
Widia Ningsih menyebut sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga sarana membentuk karakter anak. “Pendidikan bukan hanya transfer ilmu pengetahuan atau transfer otak, tetapi juga pembentukan karakter yang akan menjadi bekal anak-anak dalam menghadapi masa depan,” ujarnya di hadapan para siswa dan undangan.
Efisiensi Anggaran Rp700 Miliar untuk MBG dan Kopdes
Di luar agenda pendidikan, Wakil Bupati juga menyoroti kebijakan anggaran Pemerintah Kabupaten Lahat. Ia mengungkapkan bahwa efisiensi keuangan daerah mencapai sekitar Rp700 miliar, yang dialokasikan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes). Hal ini menjadi perhatian karena berbarengan dengan upaya menjaga kualitas pendidikan di tengah keterbatasan fiskal.
79 Siswa Lulus, Kepala Sekolah Berharap ke Jenjang Lebih Tinggi
Kepala SD Negeri 13 Lahat, Hasbi Qodri, M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan sebanyak 79 siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di sekolah tersebut. Ia berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan terus mengharumkan nama sekolah.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, Dr. Baslini, M.Pd, mengapresiasi kerja keras para guru dan dukungan orang tua dalam mendampingi proses belajar siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dasar. “Ini adalah hasil kolaborasi semua pihak,” ujarnya.
Acara Ditutup dengan Kuis dan Pembagian Gordon
Suasana tasyakuran semakin meriah saat Wakil Bupati Widia Ningsih mengadakan kuis interaktif untuk para siswa. Acara kemudian ditutup dengan pembagian gordon—bingkisan kelulusan—serta penghargaan lainnya dan ramah tamah antara guru, orang tua, dan undangan.