PANGKALAN BALAI — Tabrakan antara bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) NPM bernopol BA 7111 QU dengan truk trailer terjadi di Jalintim Palembang-Betung, tepatnya di Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (25/6/2026) dini hari itu membuat arus lalu lintas lumpuh total selama proses evakuasi berlangsung.
Kemacetan dilaporkan terjadi dari dua arah. Kendaraan dari arah Palembang menuju Betung dan dari Betung menuju Palembang sama-sama terjebak antrean panjang. Warga sekitar menyebut kemacetan mulai terasa sejak pukul 03.30 WIB dan baru mulai terurai setelah petugas berhasil mengevakuasi kedua kendaraan ke tepi jalan.
Kronologi dan Evakuasi Cepat Petugas
Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Sayyid Malik Ibrahim mengatakan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi begitu mendapat laporan. "Truk trailer dan bus AKAP telah kita evakuasi untuk menghindari kemacetan panjang dan lama," ujarnya.
Proses evakuasi dilakukan dengan mengarahkan kedua kendaraan besar itu ke bahu jalan. Langkah ini diambil agar badan jalan utama bisa kembali dilalui kendaraan lain. Petugas juga mengatur arus lalu lintas secara bergantian selama proses evakuasi berlangsung.
Penyebab Kecelakaan Masih Didalami
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti tabrakan antara bus AKAP dan truk trailer tersebut masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Banyuasin. Belum diketahui apakah faktor human error, kondisi jalan, atau masalah teknis kendaraan yang menjadi pemicu.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material diperkirakan tidak sedikit mengingat kedua kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian.
Imbauan bagi Pengguna Jalintim
Kecelakaan di Jalintim Palembang-Betung kerap terjadi, terutama di jam-jam rawan seperti dini hari. Pengendara diimbau untuk selalu waspada, menjaga jarak aman, dan tidak memaksakan diri saat kondisi mengantuk. Jalintim yang merupakan jalur utama penghubung Sumatera ini memang rawan kecelakaan karena banyak dilintasi kendaraan berat.
Satlantas Polres Banyuasin mengimbau masyarakat yang akan melintas di Jalintim untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan mengurangi kecepatan di titik-titik rawan kecelakaan. Pengecekan kondisi kendaraan sebelum perjalanan jauh juga sangat disarankan untuk meminimalisir risiko di jalan.