SUMATERA SELATAN — Laga matchday kedua Grup L di Stadion Boston berlangsung ketat sejak menit awal. Inggris mendominasi penguasaan bola, tetapi Ghana beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat. Skor 0-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dua Poin Hilang, Semangat Tak Luntur
Hasil ini membuat Inggris mengoleksi empat poin dari dua laga—unggul satu angka atas Ghana di posisi kedua. Masih ada satu pertandingan tersisa di fase grup.
"Kami tetap positif. Ini hasil yang tidak ideal, tapi kami tidak kalah," ujar Rice kepada media usai pertandingan.
Pertahanan Kokoh, Lini Depan Tumpul
Inggris kesulitan membongkar pertahanan rapat Ghana. Beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol oleh lini depan The Three Lions. Di sisi lain, Ghana nyaris mencuri kemenangan andai penyelesaian akhir mereka lebih klinis.
Rice menjadi salah satu pemain paling menonjol di lini tengah. Ia memenangkan duel-duel penting dan menjadi jembatan antara pertahanan dan serangan. Namun, usahanya belum cukup membawa tim meraih tiga poin penuh.
Jadwal Berikutnya: Laga Penentuan
Inggris masih memiliki satu pertandingan sisa di Grup L. Hasil imbang ini membuat posisi mereka belum aman. Kemenangan di laga terakhir akan memastikan langkah ke babak gugur.
Rice menambahkan, "Kami akan bekerja keras di sesi latihan. Fokus kami sekarang hanya ke pertandingan berikutnya. Satu kemenangan sudah cukup."