Pencarian

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Ogan Ilir Seluas 2 Hektare, Bara Api Masih Didingsinkan

Jumat, 19 Juni 2026 • 15:17:31 WIB
Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Lahan Gambut Ogan Ilir Seluas 2 Hektare, Bara Api Masih Didingsinkan
Tim gabungan memadamkan karhutla seluas 2 hektare di lahan gambut Ogan Ilir.

Mendapat laporan adanya titik api, Babinsa Desa Rambutan dari Koramil 402-07/Indralaya, Serma Rusyidi, langsung bergerak menuju lokasi. Ia memimpin tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir.

Proses pemadaman dilakukan menggunakan tiga unit mesin pompa air dan peralatan manual. Tim menghadapi tantangan berat karena medan berupa lahan gambut yang sulit dijangkau dan berpotensi menyimpan bara api di bawah permukaan tanah.

Lahan Gambut Rawan Api Bawah Tanah, Petugas Lakukan Pendinginan

Petugas saat ini masih melakukan proses pendinginan di area gambut untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Langkah ini krusial karena gambut dapat menyimpan panas dalam waktu lama dan memicu munculnya kembali titik-titik kebakaran jika tidak ditangani tuntas.

Kecamatan Indralaya Utara diketahui menjadi salah satu wilayah rawan karhutla saat musim kemarau. Vegetasi yang mudah terbakar dan keterbatasan sumber air di beberapa lokasi menjadi faktor pemicu utama.

Babinsa Imbau Warga Tidak Buka Lahan dengan Membakar

Serma Rusyidi menegaskan keterlibatan Babinsa dalam penanganan karhutla merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus dukungan kepada pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana.

“Kami mengimbau warga tidak membuka lahan dengan cara membakar karena merugikan lingkungan dan kesehatan. Kesadaran bersama sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya karhutla, terutama saat musim kemarau,” ujar Serma Rusyidi.

Selain memadamkan api, Babinsa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan serta pentingnya menjaga lingkungan selama musim kemarau.

Identitas Pemilik Lahan Masih Dilacak

Hingga berita ini diturunkan, identitas pemilik lahan yang terbakar masih dalam proses penelusuran oleh pihak berwenang. Titik kebakaran terdeteksi di koordinat S 3.09238107 dan E 104.71952255.

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat atau instansi terkait apabila menemukan titik api baru agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan kebakaran tidak meluas.

Bagikan
Sumber: divianews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks