PALEMBANG — RSUD Bari menghadirkan rangkaian layanan gratis yang mencakup donor darah, deteksi dini kanker serviks, hingga operasi katarak dengan metode modern. Direktur Utama RSUD Bari Palembang, dr. Amalia, M.Kes., menyebut kegiatan ini merupakan wujud komitmen rumah sakit dalam mendukung program Palembang Sehat yang menjadi prioritas Pemkot Palembang.
Layanan Kesehatan Gratis yang Tersedia Selama Tiga Hari
Bari Health Fair 2026 berlangsung sejak 10 hingga 12 Juni 2026. Pada hari pertama, sejumlah kegiatan unggulan langsung dijalankan:
- Donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Palembang dengan target 100 peserta.
- Deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan Pap Smear bagi 50 peserta dari lingkungan Kejaksaan Negeri Palembang dan masyarakat umum.
- Pemeriksaan kehamilan dan layanan USG empat dimensi gratis untuk sekitar 50 ibu hamil di Kota Palembang.
Operasi Katarak Gratis untuk 10 Pasien Terpilih
RSUD Bari juga menghadirkan program operasi katarak gratis menggunakan metode modern. Sebelum operasi, peserta menjalani pemeriksaan refraksi mata dan skrining katarak untuk menentukan pasien yang memenuhi indikasi medis. “Dari hasil skrining tersebut akan dipilih 10 pasien yang berhak mendapatkan operasi katarak gratis yang dijadwalkan berlangsung pekan depan,” jelas Amalia.
Webinar dan Anjangsana ke Panti Asuhan
Menjelang penutupan pada Jumat (12/6/2026), RSUD Bari menggelar webinar edukasi kesehatan mengenai deteksi dini tuberkulosis (TB) dan penyakit jantung. Rangkaian kegiatan ditutup dengan anjangsana ke dua panti asuhan yang dipimpin Ketua TP PKK Kota Palembang bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa berharap momentum hari jadi RSUD Bari menjadi titik penguatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, peningkatan pelayanan harus mencakup seluruh aspek, mulai dari layanan primer, sekunder, penguatan ketahanan kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, hingga inovasi teknologi kesehatan. “Yang terpenting adalah bagaimana seluruh inovasi dan pengembangan yang dilakukan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya masyarakat akar rumput,” ujarnya.