Pencarian

Montech Rilis Casing PC F738 Pro dengan Rana Putar yang Bisa Tutup Aliran Udara, Solusi atau Gimmick?

Jumat, 05 Juni 2026 • 01:55:31 WIB
Montech Rilis Casing PC F738 Pro dengan Rana Putar yang Bisa Tutup Aliran Udara, Solusi atau Gimmick?
Montech F738 Pro hadir dengan rana putar untuk mengatur aliran udara pada casing PC.

Dalam gelaran Computex tahun ini, Montech memperkenalkan F738 Pro, casing PC yang tampilannya sekilas standar—khas mid-tower dengan basis besar tempat power supply bersembunyi. Yang membuatnya berbeda ada di panel depan. Relung-relung yang terlihat seperti sirip statis ternyata adalah rana yang bisa diputar menggunakan kenop di bagian bawah casing.

Mekanisme yang Bikin Pengamat Geleng-Geleng Kepala

Saat rana ditutup, sebagian besar area intake udara terhalang. Montech mengklaim ini memberi pengguna kendali atas tingkat airflow—misalnya untuk meredam suara bising saat komputer sedang dipakai mengetik atau browsing. Saat performa dibutuhkan, rana bisa dibuka lagi.

Namun, konsep ini langsung dipertanyakan oleh jurnalis teknologi senior yang melihat langsung demonstrasinya di Computex. "Saya benar-benar berkedip dan menggelengkan kepala saat melihatnya," tulisnya. Menurut dia, fungsi yang sama sudah bisa dilakukan lewat pengaturan fan profile di BIOS motherboard.

BIOS Sudah Bisa, Kenapa Ribet?

Dalam praktiknya, pengguna cukup mengatur kurva kecepatan kipas berdasarkan suhu CPU atau GPU di BIOS. Saat idle atau menjalankan tugas ringan, kipas bisa berputar pelan—bahkan mati total. Saat gaming atau rendering, kipas otomatis meningkat. Semua berjalan tanpa perlu menyentuh casing secara fisik.

Jurnalis tersebut bahkan membandingkan dengan rig pribadinya yang menggunakan Fractal Design North XL dengan kipas Noctua. "Semua sudah diatur di profil berbeda. Untuk tugas ringan, sistem hampir senyap dengan aliran udara minimal. Saat gaming, kipas naik satu atau dua tingkat. Semua otomatis," jelasnya.

Apakah F738 Pro Sepenuhnya Tak Berguna?

Montech tampaknya mendesain solusi mekanis untuk masalah yang sebenarnya sudah terpecahkan secara digital. Konsekuensinya, pengguna F738 Pro harus memutar kenop setiap kali berpindah antara kerja ringan dan gaming. Sebuah langkah ekstra yang dianggap "sia-sia" oleh sebagian pengamat.

Meski begitu, Montech bukanlah pendatang baru yang buruk di pasar casing. Perusahaan ini dikenal dengan jajaran casing terjangkau yang solid. Hanya saja, untuk F738 Pro, tampaknya fitur unik ini belum cukup untuk membuatnya masuk dalam daftar rekomendasi casing PC terbaik.

Konteks untuk Pengguna Indonesia

Bagi pengguna PC di Indonesia, fitur mekanis semacam ini mungkin terasa asing. Sebagian besar builder lokal lebih akrab dengan solusi software seperti Fan Control atau aplikasi bawaan motherboard. Harga F738 Pro belum diumumkan, namun jika mengacu pada lini Montech lainnya, casing ini kemungkinan dibanderol di kisaran Rp 1-2 jutaan.

Keputusan akhir tentu kembali ke selera. Jika Anda adalah tipe pengguna yang suka interaksi fisik dengan komponen PC—memutar kenop, menekan tombol—F738 Pro mungkin terasa memuaskan. Tapi jika Anda menginginkan efisiensi dan otomatisasi, solusi BIOS yang sudah mapan tetap menjadi pilihan yang lebih praktis.

Bagikan
Sumber: pcgamer.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks