PALEMBANG — Angka tersebut tercatat selama delapan hari, mulai 26 Mei hingga 2 Juni 2026, yang mencakup libur Hari Raya Idul Adha 1447 H, Hari Raya Waisak 2570 BE, dan Hari Lahir Pancasila. Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menyebut, berdekatan dan bersambungnya hari libur nasional menjadi pemicu utama tingginya mobilitas masyarakat untuk bersilaturahmi maupun berwisata.
Rute Kertapati–Tanjungkarang Paling Padat, Capai 23 Ribu Penumpang
Dari tiga layanan kereta api yang beroperasi, peningkatan tertinggi terjadi pada KA Rajabasa dengan relasi Kertapati–Tanjungkarang (PP). Total penumpang yang tercatat pada dua arah perjalanan mencapai lebih dari 23 ribu orang. Angka ini menjadikan rute tersebut sebagai penyumbang terbesar lonjakan penumpang selama masa libur panjang.
Sementara itu, KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau (PP) juga mengalami peningkatan signifikan, dengan total lebih dari 13 ribu pelanggan. Adapun KA Sindang Marga mencatat lebih dari 7 ribu pelanggan selama periode yang sama.
Antisipasi Lonjakan: Tambahan 8 Kereta Ekonomi dan 1 Kereta Eksekutif
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI Divre III Palembang menambah kapasitas angkut secara signifikan. Delapan kereta ekonomi tambahan dioperasikan pada KA Rajabasa, serta satu kereta eksekutif ditambahkan pada KA Sindang Marga. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan tempat duduk bagi masyarakat yang ingin bepergian.
“KAI Divre III Palembang berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan,” ujar Aida Suryanti dalam keterangannya di Palembang, Selasa.
Stasiun Kertapati Jadi Titik Tersibuk, Disusul Lubuk Linggau dan Prabumulih
Stasiun Kertapati tercatat sebagai stasiun dengan volume penumpang tertinggi, yakni 13.026 penumpang naik dan 13.443 penumpang turun. Aktivitas tinggi juga terjadi di Stasiun Lubuk Linggau, Prabumulih, dan Lahat selama periode libur panjang. Data ini menunjukkan distribusi pergerakan penumpang yang merata di sejumlah kota di Sumatera Selatan.
Prioritas Keselamatan: Inspeksi Rutin dan Kolaborasi dengan TNI-Polri
Di tengah lonjakan penumpang, KAI Divre III Palembang tetap menjadikan keselamatan dan keamanan perjalanan sebagai prioritas utama. Inspeksi rutin sarana dan prasarana dilakukan secara berkala, termasuk pengawasan di titik-titik rawan. Petugas di lapangan juga berkolaborasi dengan TNI dan Polri untuk memastikan kelancaran operasional.
Peningkatan jumlah penumpang ini menjadi indikator positif bagi sektor transportasi kereta api di Sumatera Selatan. Dengan tren kenaikan 11 persen dibandingkan tahun lalu, KAI optimistis moda transportasi ini semakin diminati masyarakat untuk perjalanan jarak menengah dan jauh.