PALEMBANG — Kepastian itu disampaikan melalui surat edaran terbaru bernomor 124/IP/V/2026 yang diterbitkan manajemen. Surat tersebut secara eksplisit membatalkan pemberitahuan sebelumnya yang menyebutkan mal akan tutup mulai 1 Juni 2026.
Sebelumnya, kabar penutupan mencuat setelah beredarnya surat edaran tertanggal 20 Mei 2026. Dalam surat itu, manajemen menyebut operasional gedung hanya berlangsung hingga 31 Mei 2026. Seluruh tenant diminta mengosongkan area sewa paling lambat 15 Juni 2026 dengan alasan renovasi dan pengalihan pengelolaan kepada manajemen baru.
Kekhawatiran Tenant dan Pengunjung
Informasi itu sontak memicu kekhawatiran, terutama di kalangan pelaku usaha yang masih bertahan di pusat perbelanjaan legendaris tersebut. Publik pun bertanya-tanya mengenai nasib salah satu ikon perbelanjaan tertua di Palembang yang telah beroperasi sejak 28 Februari 1992.
Namun, tak berselang lama, manajemen bergerak cepat. Direktur PT Indah Plaza Internasional, Mukhsin, langsung menerbitkan surat pencabutan dan memberikan pernyataan resmi untuk meredakan situasi.
Isi Surat Pembatalan: Operasional Normal Kembali
Dalam surat edaran terbaru, Mukhsin menegaskan bahwa seluruh aktivitas di Internasional Plaza berjalan seperti biasa. “Bapak/Ibu tenant dipersilakan untuk tetap menjalankan aktivitas usaha dan melakukan operasional dengan tenang dan normal seperti biasa,” tulis Mukhsin.
Dengan adanya pembatalan ini, para tenant dipastikan dapat kembali berjualan tanpa rasa khawatir. Pengunjung pun tetap bisa berbelanja dan beraktivitas di mal yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman tersebut.
Mal Pertama di Palembang yang Berusia 34 Tahun
Internasional Plaza bukan sekadar pusat perbelanjaan biasa. Diresmikan pada akhir Februari 1992, mal ini tercatat sebagai mal pertama di Kota Palembang. Selama lebih dari tiga dekade, gedung ini menjadi saksi bisu perkembangan pusat ekonomi dan gaya hidup masyarakat Sumatera Selatan.
Kabar pembatalan penutupan ini pun menjadi angin segar bagi para pedagang kecil dan menengah yang menggantungkan usahanya di sana. Meski sempat dihadapkan pada ketidakpastian, operasional IP Palembang kini dipastikan kembali normal. (**)