Pencarian

Warga di 3 Desa OKU Diminta Waspada Banjir Susulan Akibat Luapan Sungai Wal, BPBD Siagakan Personel 24 Jam

Selasa, 12 Mei 2026 • 11:58:12 WIB
Warga di 3 Desa OKU Diminta Waspada Banjir Susulan Akibat Luapan Sungai Wal, BPBD Siagakan Personel 24 Jam
BPBD OKU siagakan personel 24 jam untuk antisipasi banjir susulan di tiga desa terdampak.

BATURAJA — Ancaman banjir kembali membayangi warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Kepala BPBD OKU Januar Efendi mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Wal untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul curah hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir.

"Sungai Wal ini sangat rentan meluap jika hujan deras dan berlangsung lama sehingga harus diwaspadai bersama," kata Januar Efendi di Baturaja, Senin.

Tiga Desa Terdampak Banjir Terbaru

Sepanjang Mei 2026, BPBD OKU mencatat dua kali kejadian luapan Sungai Wal yang mengakibatkan banjir. Air merendam ratusan rumah penduduk di tiga desa di Kecamatan Lubuk Batang, yakni Desa Tanjung Manggus, Gunung Meraksa, dan Desa Lunggaian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Ketiga desa itu berada tepat di dekat aliran Sungai Wal, sehingga menjadi titik paling rawan saat debit air meningkat drastis.

Faktor Alam dan Drainase Tersumbat

Selain faktor alam, Januar mengidentifikasi tersumbatnya saluran drainase di sejumlah titik permukiman sebagai faktor yang memperparah durasi genangan. Hal ini membuat air tidak cepat surut meski hujan sudah reda.

"Kami menyiagakan personel 1x24 jam untuk memantau debit air Sungai Ogan dan Sungai Wal," tegasnya. Tim Reaksi Cepat (TRC) juga diterjunkan untuk memantau titik-titik kritis, terutama permukiman padat penduduk di bantaran sungai.

Edukasi Antisipasi Mandiri untuk Warga

Petugas di lapangan tak hanya memantau, tetapi juga mengedukasi warga untuk melakukan langkah antisipasi mandiri. Salah satu yang ditekankan adalah membersihkan saluran air di sekitar rumah agar tidak menimbulkan genangan saat hujan deras dalam waktu lama.

Januar mengimbau warga, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk tidak menunggu hingga air naik baru bertindak. "Oleh sebab itu masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang bantaran sungai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir susulan," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks