BATURAJA — Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polres Ogan Komering Ulu (OKU) resmi berjalan mulai pekan ini. Fasilitas yang berlokasi di Desa Air Paoh tersebut menjadi pusat produksi dan distribusi makanan sehat bagi ribuan penerima manfaat di wilayah Baturaja Timur.
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo menyatakan bahwa penempatan unit pelayanan di Desa Air Paoh dilakukan melalui pertimbangan strategis. Lokasi ini dipilih agar akses pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat dan efisien.
Bagaimana Mekanisme Pengawasan Mutu Makanannya?
Dalam memastikan kualitas hidangan, Polres OKU menggandeng Yayasan Al-Azhar sebagai mitra pengawas mutu layanan. Pengecekan dapur dilakukan secara rutin sebelum makanan didistribusikan ke sekolah-sekolah untuk menjamin standar higienitas tetap terjaga.
"Pendistribusian perdana ke sekolah-sekolah diawali dengan pengecekan dapur bersama Yayasan Al-Azhar selaku mitra pengawas mutu layanan. Hal ini untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga," ujar AKBP Endro Aribowo.
Seluruh proses pembangunan dan operasional fasilitas ini mengacu pada standar ketat yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, operasional harian berada di bawah pengawasan langsung Polda Sumatera Selatan guna menjamin konsistensi layanan.
Fasilitas Dapur Modern dan Dampak Ekonomi Lokal
SPPG Polres OKU didukung oleh infrastruktur dapur modern dengan peralatan memasak yang mumpuni. Untuk menunjang mobilitas, unit ini juga dilengkapi dengan alat transportasi khusus guna memastikan makanan sampai ke tangan siswa dalam kondisi layak konsumsi.
Pembangunan fasilitas ini sendiri telah berlangsung secara bertahap sejak peletakan batu pertama pada Agustus 2025. Dibutuhkan waktu sekitar enam bulan hingga seluruh sistem siap dioperasikan secara penuh untuk melayani ribuan pelajar di Baturaja.
Selain fokus pada aspek kesehatan anak, keberadaan SPPG ini diproyeksikan mampu menggerakkan roda ekonomi di wilayah sekitar. Program ini melibatkan pemberdayaan pelaku UMKM lokal dalam rantai pasok dan operasionalnya.
AKBP Endro Aribowo berharap inisiatif ini dapat menjadi model percontohan bagi wilayah lain dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kolaborasi dan transparansi menjadi kunci agar layanan ini terus memberikan dampak positif bagi kesehatan anak-anak di Ogan Komering Ulu.