SUMATERA SELATAN — Kerja sama ini melanjutkan kolaborasi konsinyasi merchandise pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025. Langkah ini diambil untuk memperluas manfaat ekonomi dari penyelenggaraan event internasional, bukan sekadar balapan semata.
Direktur Utama MGPA Ananda Mikola menegaskan produk yang dijual bukan barang sembarangan. Setiap item harus melalui proses kurasi dan persetujuan desain sebelum dipasarkan sebagai official merchandise.
Produk-produk tersebut akan dijual melalui Circuit Store di Sirkuit Mandalika serta kanal penjualan online yang dikelola MGPA. Ini memberi alternatif bagi pengunjung untuk membawa pulang produk lokal sebagai bagian dari pengalaman menikmati Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Ketua DPW Gekrafs NTB Yeyen Seprian Rachmat menyebut penyelenggaraan MotoGP merupakan peluang berharga bagi pelaku kreatif NTB. Ajang ini mempertemukan produk lokal secara langsung dengan wisatawan dan penonton dari berbagai daerah hingga mancanegara.
"Ajang MotoGP Mandalika memberikan ruang bagi produk kreatif NTB untuk bertemu langsung dengan wisatawan dan penonton dari berbagai daerah hingga mancanegara," tandas Yeyen dalam keterangan resmi, Senin (24/8/2026).
Kolaborasi ini menjadi sinyal positif bagi pelaku ekonomi kreatif di NTB untuk terus menghasilkan karya berkualitas dan berdaya saing. Kehadiran produk lokal di ajang bergengsi ini sekaligus mendorong semangat para kreator menembus pasar yang lebih luas.
MGPA berkomitmen memberikan ruang bagi karya kreatif lokal untuk hadir dalam pengalaman pengunjung ajang MotoGP. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari balapan internasional ini bisa dirasakan langsung oleh berbagai sektor di daerah, termasuk industri kreatif yang selama ini menjadi penopang pertumbuhan ekonomi masyarakat NTB.