Pencarian

Bulog OKU Serap 18.353 Ton Beras Petani OKU Raya, 81 Persen dari Target 21.890 Ton

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 10:42:01 WIB
Bulog OKU Serap 18.353 Ton Beras Petani OKU Raya, 81 Persen dari Target 21.890 Ton
Bulog OKU menyerap 18.353 ton gabah dan beras petani OKU Raya hingga 7 Oktober 2026.

Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyerap 18.353 ton gabah dan beras petani di wilayah OKU Raya, Sumatera Selatan, hingga 7 Oktober 2026. Capaian itu setara 81 persen dari target penugasan pemerintah sebanyak 21.890 ton untuk tiga kabupaten: OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan. Bulog optimistis sisa target terserap penuh sebelum akhir tahun.

PALEMBANG — Kepala Bulog OKU, Junirman, menyatakan serapan gabah dan beras petani sepanjang tahun ini terus digenjot melalui jaringan pembelian di tingkat produksi. Wilayah OKU Timur menjadi salah satu sentra produksi yang paling aktif memasok beras ke gudang Bulog.

Pengadaan dalam negeri melibatkan petani, kelompok tani, mitra penggilingan, serta pemangku kepentingan lain. Bulog juga memperkuat kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan agar hasil panen tidak tertahan di tingkat petani.

Dari Mana Serapan 18.353 Ton Berasal

Penugasan penyerapan untuk Kantor Cabang OKU mencakup tiga kabupaten di OKU Raya. Dari 21.890 ton yang ditargetkan, sebanyak 18.353 ton sudah masuk atau 81 persen.

"Sepanjang tahun ini hingga 7 Oktober 2026 hasil serapan gabah dan beras petani mencapai 18.353 ton," kata Junirman saat dihubungi dari Palembang.

Percepatan penyerapan dilakukan pada momentum panen. Tujuannya memastikan hasil panen petani terserap optimal sekaligus memperkuat stok pangan yang dikelola pemerintah.

Optimistis Target 100 Persen Sebelum Akhir 2026

Junirman menyebut pihaknya mengejar sisa target dalam beberapa bulan terakhir tahun ini. Seluruh instrumen pengadaan dioptimalkan, mulai dari penguatan jaringan pembelian hingga percepatan di titik produksi.

"Melalui upaya-upaya ini kami optimistis dapat mencapai target serapan 100 persen sebelum akhir tahun 2026," tegasnya.

Rekor Nasional: 4,1 Juta Ton, Tertinggi Sejak Bulog Berdiri

Di tingkat nasional, realisasi pengadaan Public Service Obligation (PSO) hingga 8 Oktober 2026 mencapai 4.115.014 ton setara beras. Angka itu setara 102,88 persen dari target penugasan pemerintah sebesar 4 juta ton.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan capaian tersebut merupakan realisasi pengadaan tertinggi sejak Bulog berdiri. Realisasi tahun 2025 tercatat 3.191.969 ton setara beras, jauh di bawah capaian tahun ini.

"Capaian tertinggi sepanjang Bulog berdiri ini bukan sekedar angka. Di baliknya ada kerja keras, dedikasi, dan semangat seluruh insan Bulog di berbagai penjuru Indonesia yang terus bergerak, turun langsung ke lapangan, mendampingi petani, serta memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik," ujarnya.

Tiga Pilar Ketahanan Pangan dan Apresiasi ke Petani

Rekor pengadaan ini memperkuat peran Bulog dalam tiga pilar ketahanan pangan nasional: menjaga ketersediaan pangan, mendukung stabilisasi harga di tingkat produsen dan konsumen, serta mengelola cadangan pangan pemerintah.

Ramdhani menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Bulog dan pihak terkait yang terlibat dalam pencapaian tersebut.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Bulog dan terimakasih juga atas kepercayaan Presiden Prabowo serta pihak terkait lainnya yang telah menjadi bagian dari perjalanan bersejarah ini," ujar dia.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks