OGAN ILIR — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Palemraya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dilaporkan sekitar pukul 15.00 WIB. Personel Koramil 402-07/Indralaya bersama Yon TP 949/DR langsung melakukan pengecekan ke lokasi begitu menerima laporan.
Hasil pengecekan awal menunjukkan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 3 hektare. Vegetasi berupa semak belukar dan purun membuat api berpotensi terus meluas.
Armada Gabungan Dikerahkan ke Lokasi
Personel TNI bersama unsur gabungan mengerahkan sejumlah armada dan peralatan pemadam. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIB.
Api berhasil dipadamkan di area sekitar 2 hektare. Tim memanfaatkan sumber air dari mobil tangki dengan dukungan 1 unit mobil Damkar TNI, 1 unit mobil Polres OI, 1 unit mobil BNPB Provinsi, serta 1 unit mobil BPBD OI.
Titik Asap Masih Terpantau, Personel Bertahan di Lokasi
Meski api berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Sejumlah titik masih mengeluarkan asap sehingga personel tetap melakukan pemantauan.
Langkah itu untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api di area yang sebelumnya terbakar.
Respons Cepat Jadi Kunci Pencegahan Perluasan Api
Danramil 402-07/Indralaya Lettu Kav Adam mengatakan, kecepatan personel dalam merespons laporan menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas.
"Kami bersama seluruh unsur terkait langsung bergerak melakukan pengecekan dan pemadaman setelah menerima laporan adanya Karhutla," kata Lettu Kav Adam.
"Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan personel dan sarana yang tersedia," ujarnya.
Hingga proses pemadaman selesai, belum ada laporan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun estimasi kerugian dari lahan yang terbakar di Desa Palemraya.