Pencarian

Bapenda Ogan Ilir Temukan 50 Kendaraan Menunggak Pajak di SMAN 1 Indralaya

Selasa, 05 Mei 2026 • 14:29:17 WIB
Bapenda Ogan Ilir Temukan 50 Kendaraan Menunggak Pajak di SMAN 1 Indralaya
Petugas Bapenda Ogan Ilir mendata lebih dari 50 kendaraan menunggak pajak di SMAN 1 Indralaya.

OGAN ILIR — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Ogan Ilir 1 terus menggencarkan sosialisasi kepatuhan pajak. Melalui program "PKB Goes To School" dan "Siguntang Menyapa", petugas menyasar lingkungan pendidikan untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak sejak dini.

Kepala UPTB Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Ogan Ilir 1, M. Susman Surya Dinata, S.E., mengonfirmasi bahwa rangkaian kegiatan ini telah berlangsung sejak Selasa, 28 April 2026. Program ini melibatkan sinergi lintas sektoral antara jajaran kepolisian, Jasa Raharja, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ogan Ilir.

Temuan Puluhan Kendaraan Menunggak Pajak di Parkiran Sekolah

Dalam pelaksanaan program "Siguntang Menyapa" di SMAN 1 Indralaya, petugas melakukan pendataan langsung terhadap kendaraan yang terparkir di area sekolah. Hasilnya, petugas menemukan puluhan kendaraan bermotor yang belum menyelesaikan kewajiban pajaknya.

“Dari hasil pendataan tersebut, ditemukan lebih dari 50 unit kendaraan yang masih menunggak pajak kendaraan bermotor,” ungkap Susman kepada wartawan, Senin (04/05/2026).

Edukasi ini sengaja dipusatkan pada siswa kelas 10 dan 11 agar mereka memahami tanggung jawab sebagai pemilik kendaraan. Susman berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengingatkan lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya membayar pajak tepat waktu.

Sinergi Samsat Ogan Ilir dan Respon Pihak Sekolah

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Kanit Regident Polres Ogan Ilir, IPTU Dimas Iman Santoso, S.Psi., M.Si., serta Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Ogan Ilir, Deri Kurniawan, ST., MM. Kehadiran berbagai instansi ini mempertegas bahwa kepatuhan pajak berkaitan erat dengan legalitas berkendara dan perlindungan asuransi jalan raya.

Kepala SMAN 1 Indralaya, Pudyo Laksono, S.Pd., M.Pd., menyambut positif inisiatif jemput bola yang dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, pembentukan karakter taat hukum harus dimulai dari bangku sekolah melalui informasi yang valid dan edukatif.

“Edukasi dini bagi para siswa ini sangat membantu. Hal ini penting untuk membentuk karakter taat pajak sejak usia sekolah,” kata Pudyo.

Validasi Data Kendaraan Serentak di Sumatera Selatan

Selain menyasar sekolah, Pemkab Ogan Ilir juga melaksanakan validasi data kendaraan bermotor secara serentak pada Kamis, 30 April 2026. Agenda ini merupakan bagian dari kebijakan besar tingkat provinsi yang dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Di Ogan Ilir, validasi data dipusatkan di ruang rapat Gedung TP PKK dengan melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Kegiatan ini dihadiri oleh para camat se-Kabupaten Ogan Ilir serta perwakilan organisasi desa seperti FKKD dan APDESI untuk memastikan data kendaraan di tingkat desa lebih akurat.

Asisten II Setda Ogan Ilir, M. Thahir Ritonga, A.P., M.Si., bersama Kepala Bapenda Ogan Ilir Merry Darmawanti, S.Sos., M.Si., turut memantau langsung proses validasi tersebut. Rangkaian acara ditutup dengan aksi lapangan "Siguntang Menyapa" di kawasan Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai sebagai bentuk komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pendapatan daerah.

Bagikan
Sumber: indodaily.co

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks