BANYUASIN — Peresmian berlangsung pukul 08.00 WIB di kompleks panti, dihadiri para kepala seksi Korem 044/Gapo, Kapolsek Talang Kelapa, Lurah Sungai Sedapat beserta jajaran, Perwira Seksi Kartika Candra Kirana (KCK) Koorcab Rem 044 PD II/Sriwijaya, tokoh masyarakat, serta pimpinan dan pengurus panti asuhan. Andi Gus Wulandri hadir mewakili Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud.
Rehabilitasi menyentuh sejumlah titik fisik bangunan. Pengecatan dinding luar dan dalam, perbaikan plafon lantai atas, serta pembenahan tiga unit kamar mandi dikerjakan. Pemasangan pagar pembatas tangga dan penambahan sarana prasarana ikut diselesaikan untuk menunjang aktivitas anak-anak selama tinggal di panti.
Korem 044/Gapo menyertakan pembinaan mental, penyuluhan kesadaran bela negara, dan edukasi pola hidup sehat dalam rangkaian kegiatan. Anak-anak asuh diarahkan tumbuh disiplin dan terbiasa menjaga kesehatan sejak dini.
Andi menegaskan rehabilitasi panti asuhan merupakan bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Darat, khususnya Korem 044/Gapo, terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Kegiatan rehabilitasi panti asuhan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Darat, khususnya Korem 044/Gapo, terhadap masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan agar memperoleh lingkungan tempat tinggal yang layak dan nyaman," ujar Andi.
Ia juga meminta pengurus panti merawat fasilitas yang telah diperbaiki agar manfaatnya bertahan lama. Kepada anak-anak asuh, Andi berpesan agar tekun belajar, rajin beribadah, menghormati orang tua dan guru, serta tidak mudah menyerah mengejar cita-cita.
Program pembuatan akta kelahiran dilaksanakan serentak dengan pusat kegiatan di Sembawa, Kabupaten Banyuasin. Dokumen identitas resmi itu dibutuhkan anak-anak untuk pemenuhan hak administrasi kependudukan, keperluan pendidikan, hingga akses pelayanan publik.
Pemilik Panti Asuhan Al-Husnari, Ibrahim, menyampaikan rasa syukur atas perhatian Korem 044/Gapo terhadap panti yang ia dirikan sejak 2018. Al-Husnari menampung anak penyandang disabilitas, anak terlantar, anak yatim, dan anak dari keluarga kurang mampu.
"Alhamdulillah, puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Saat ini anak-anak yang terkumpul dan diasramakan di Panti Asuhan Al-Husnari berada dalam berbagai jenjang pendidikan," kata Ibrahim saat menyampaikan sambutan mewakili dewan pengurus.
Penghuni panti tersebar di beberapa jenjang. Ada balita yang belum bersekolah, pelajar SMP dan SMA, hingga delapan anak yang tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Ibrahim mengapresiasi bantuan rehabilitasi bangunan, santunan, serta pendampingan pengurusan akta kelahiran bagi anak asuh dan warga sekitar. Ia mendoakan Korem 044/Gapo dijauhkan dari bala dan musibah.
"Kami mendoakan semoga Korem tetap jaya selalu, dijauhkan dari bala dan musibah, serta Allah senantiasa membersamai kita semua," tuturnya.