Kabut Asap Karhutla Selimuti Banyuasin, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Penulis: Rizal Fikri  •  Rabu, 02 September 2026 | 19:49:01 WIB
Kabut asap pekat menyelimuti kawasan Jalan Lingkar Selatan Palembang-Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (2/9/2026), akibat karhutla di sejumlah kabupaten.
ini merupakan imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah tetangga. Data BMKG mencatat konsentrasi PM2.5 sempat melonjak pada dini hari sebelum berangsur turun di pagi hari. ISI:

Pengendara terpaksa melintas perlahan di jalan lingkar selatan Palembang-Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (2/9/2026). Wilayah tersebut tengah diselimuti kabut asap pekat yang mengurangi jarak pandang secara signifikan.

Kabut tebal ini merupakan dampak langsung dari karhutla yang melanda sejumlah kabupaten di Sumatera Selatan. Titik api terpantau di Kabupaten Muara Enim, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir (OI), dan Kabupaten Banyuasin sendiri.

Kualitas Udara Tidak Sehat dan Upaya Penanganan

Kualitas udara di kawasan tersebut tercatat berada pada kategori tidak sehat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat konsentrasi PM2.5 sempat mencapai 183,3 µg/m³ pada dini hari. Angka tersebut baru turun menjadi 75,6 µg/m³ pada pukul 07.00 WIB, namun masih di atas ambang batas normal.

Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Sumatera Selatan terus mengintensifkan upaya pemadaman melalui operasi darat dan udara. Langkah agresif ini ditempuh untuk menekan luas area terdampak dan mencegah kabut asap semakin meluas.

Di sisi lain, pengelola Bandara SMB II Palembang telah menyiapkan langkah mitigasi. Antisipasi ini dilakukan untuk mencegah gangguan operasional penerbangan apabila jarak pandang terus menurun akibat kepungan kabut asap. [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nz]

Reporter: Rizal Fikri
Sumber: suara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top