Akad Massal 118 Rumah Subsidi di Palembang, Disperkim Sumsel Sebut Serapan FLPP Tembus 2.001 Unit

Penulis: Rizal Fikri  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:32:31 WIB
unit rumah subsidi diakadkan massal dalam rangkaian Hapernas ke-18 di Palembang.

PALEMBANG — Sebanyak 118 unit rumah subsidi resmi diakadkan secara massal dalam rangkaian Hapernas ke-18 tahun 2026. Angka itu disebut sengaja disesuaikan dengan momen Hari Ulang Tahun (HUT) Hapernas, dan akad menyusul akan terus berjalan seiring proses persetujuan aplikasi dari perbankan.

Ketua DPD PI Sumsel Reza Fernandi mengungkapkan, realisasi akad di wilayahnya hingga hari ini sudah mencapai 2.001 unit. Pihaknya optimistis target 7.000 unit yang diajukan ke pengurus pusat dapat tercapai, melampaui target awal 5.000 unit.

"Sebenarnya lebih dari 118 unit, namun berhubung kecamatan dari perbankan itu sekarang luar biasa mengapprove aplikasi sangat luar biasa cepat, kami yang kewalahan untuk membangun. Regulasi sekarang ini tidak bisa akad kalau rumah belum jadi," ujar Reza di sela kegiatan, Senin (24/8/2026).

Subsidi Pemerintah Capai Rp 900 Miliar di Agustus 2026

Kepala Disperkim Provinsi Sumsel Novian Aswardani menyebut, pemerintah pusat dan provinsi telah menggelontorkan subsidi besar untuk sektor perumahan. Ia mencatat serapan TAPERA di Sumsel pada 2025 hampir mencapai Rp 2 triliun, sementara existing hingga Agustus 2026 sudah menembus Rp 900 miliar.

"Subsidi yang diberikan pemerintah kepada perumahan subsidi ini jutaan itu tidak kelihatan. Tahun 2025 itu di TAPERA dimana Sumsel itu hampir 2 Triliun subsidi perumahannya, serta existing hari ini saya lihat tadi sudah 900 Miliyar di bulan Agustus 2026, artinya pemerintah itu sudah hadir ditengah-tengah masyarakat," jelasnya.

Selain itu, pemerintah pusat juga tengah menyiapkan kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta rencana PPN nol persen untuk meringankan beban MBR.

Sinergi Lintas Sektor dan Program Bedah Rumah

Acara ini tidak hanya berisi akad massal. DPD PI Sumsel juga menggelar simbolis bedah rumah dan gerakan penanaman pohon. Ketua Umum DPP PI Barkah Hidayat mengapresiasi inisiatif tersebut dan berharap dapat ditiru oleh pengurus daerah lain.

"Tahun ini juga berbeda dari tahun sebelumnya, ada penyelenggaraan bedah rumah, ini bentuk kepedulian kita kepada masyarakat, dan saya fikir insya Allah jadi menular mudah-mudahan ke DPD lainnya, bisa mencontoh hal yang baik seperti ini," katanya.

Kegiatan yang mengusung tema "Sinergi Nyata Mewujudkan Kepemilikan Hunian Dengan Program 1 Hektar 1 Kecamatan" itu turut dihadiri Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera V Yustin Patria Primordia serta jajaran perbankan mitra.

Momentum Percepatan Hunian Layak bagi MBR

Novian menambahkan, capaian akad massal ini menjadi bukti bahwa sektor properti di Sumsel tetap bergerak meski kondisi ekonomi makro sedang tidak stabil. Ia mengajak seluruh pengembang untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah, termasuk dalam penyediaan bibit pohon yang dinikmati manfaatnya dalam satu dekade ke depan.

"Dari kehutanan bantu niat baik itu sinergitas, bantu ya jangan hanya PI saja tapi seluruh pengembang. Karena niat baik pemerintah itu sinergitas, bantu pengembang penyediaan bibit itu kita nikmati selama 10 tahun ke depan buat anak cucu kita," tuturnya.

Reporter: Rizal Fikri
Sumber: newshanter.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top