Lomba Posyandu dan Kader Kesehatan Tingkat Sumsel Digelar di Palembang, Ini yang Dinilai Dewi Sastrani

Penulis: Fauzan Akbar  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:39:32 WIB
Lomba posyandu dan kader kesehatan berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2026 digelar di Kelurahan Sungai Buah, Palembang, Sabtu.

Pemerintah Kota Palembang menggelar lomba posyandu dan kader bidang kesehatan berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2026 di Kelurahan Sungai Buah, Kecamatan Ilir Timur II, Sabtu. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palembang, Dewi Sastrani, menegaskan ajang ini bukan sekadar perebutan gelar juara. Kompetisi ini menjadi tolok ukur efektivitas inovasi, tertib administrasi, dan kualitas pelayanan kesehatan dasar di tingkat kelurahan.

PALEMBANG — Lomba posyandu dan kader kesehatan berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2026 resmi digelar di Kelurahan Sungai Buah, Kecamatan Ilir Timur II, Sabtu. Ajang yang diselenggarakan Pemerintah Kota Palembang ini menyasar langsung unit pelayanan kesehatan paling dekat dengan permukiman warga.

Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani, menyebut posyandu merupakan ujung tombak pelayanan promotif dan preventif. Keberadaan posyandu yang aktif menjadi pondasi utama dalam memantau tumbuh kembang balita, kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, hingga edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Bukan Sekadar Kejar Gelar Juara

Dewi menegaskan lomba ini dirancang untuk mengukur sejauh mana efektivitas inovasi serta kualitas administrasi di lapangan. Penilaian tidak hanya berhenti pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga pada kinerja para kader di garda terdepan.

“Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan promotif dan preventif yang paling dekat dengan permukiman warga,” kata Dewi di Palembang, Sabtu.

Para kader kesehatan dinilai memiliki peran vital sebagai penghubung antara pemukiman warga dengan fasilitas kesehatan resmi. Mereka kerap mengesampingkan kepentingan pribadi demi memastikan masyarakat mendapatkan layanan terbaik.

Proyeksi Posyandu sebagai Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Lewat penilaian ini, pemerintah kota bersama TP PKK Palembang berkomitmen memproyeksikan posyandu tidak hanya sebagai pusat pemeriksaan kesehatan. Integrasi dibangun melalui sinergi antara pemerintah, kader, tenaga kesehatan, dunia usaha, hingga lembaga pendidikan.

“Integrasi ini dibangun melalui sinergi antara pemerintah, kader, tenaga kesehatan, dunia usaha, hingga lembaga pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap posyandu di Palembang dapat berkembang menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang lebih luas, bukan sekadar tempat penimbangan balita atau pemeriksaan ibu hamil. Dengan begitu, kualitas layanan kesehatan dasar di tingkat kelurahan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Reporter: Fauzan Akbar
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top