Manchester United Hadapi Dua Tim Promosi di Awal Musim, Michael Carrick Sebut Jadwal Itu Tidak Mudah

Penulis: Rizal Fikri  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 04:25:31 WIB
Michael Carrick menegaskan laga awal Manchester United melawan Hull City dan Ipswich Town tidak akan mudah.

SUMATERA SELATANPremier League 2026/2027 belum resmi bergulir, tetapi Manchester United sudah lebih dulu disibukkan oleh perdebatan soal berat-ringannya jadwal awal mereka. Dua lawan dari divisi Championship, Hull City dan Ipswich Town, dinilai banyak pihak sebagai awal yang ideal bagi Setan Merah. Michael Carrick, pelatih yang juga legenda klub, langsung membantah anggapan tersebut dengan nada tegas.

"Itu tidak menyenangkan. Mudah untuk mengatakan itu, tapi itu konyol," ujar Carrick menjelang laga pembuka, seperti dikutip dari laporan resmi klub. "Ini awal yang sulit; untuk kedua tim. Saya tidak memikirkan pertandingan setelah Sabtu. Saya sangat sadar apa yang akan kami hadapi." Pernyataan ini sekaligus menjadi respons atas kegelisahan suporter yang mulai bertanya-tanya soal minimnya aktivitas belanja pemain di bursa transfer musim panas ini.

Bursa Transfer Masih Berjalan, Baleba Jadi Target Utama

Hingga saat ini, Manchester United baru mengamankan satu rekrutan anyar: Youri Tielemans yang diboyong dari Aston Villa dengan nilai transfer £35 juta pada 14 Juli lalu. Nama Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion disebut-sebut sebagai prioritas berikutnya, namun negosiasi antara kedua klub masih berjalan dan belum mencapai kesepakatan.

Kebutuhan akan gelandang bertahan tambahan terasa mendesak, terutama karena lini belakang masih bertumpu pada Luke Shaw sebagai satu-satunya bek kiri murni. Mengandalkan Shaw untuk tampil fit sepanjang musim seperti musim lalu dinilai sebagai perjudian besar. "Kami sedang mencari cara untuk memperkuat skuad," kata Carrick. "Kami tentu sedang berupaya ke arah itu."

Catatan Buruk Lawan Tim Promosi di Laga Pembuka

Sejarah justru menunjukkan bahwa Manchester United kerap tersandung saat bersua tim promosi di dua laga awal. Dalam era Premier League, baru dua kali United memulai musim dengan dua laga beruntun melawan tim yang baru naik kasta. Pada 2001, mereka hanya bermain imbang 2-2 melawan Blackburn setelah tertinggal lebih dulu, dan pada 2009, mereka kalah dari Burnley yang lolos lewat play-off, persis seperti Hull musim ini.

Musim lalu, di bawah arahan Ruben Amorim, United kalah dari Arsenal dan ditahan Fulham di dua pekan pertama. Puncak keterpurukan terjadi pada 2022/2023, ketika kekalahan dari Brighton dan pembantaian 0-4 oleh Brentford memicu belanja darurat senilai £150 juta untuk Casemiro dan Antony.

Kebiasaan Berburu Pemain di Hari Terakhir Bursa

Para penggemar yang berharap klub bergerak cepat di bursa musim ini mungkin harus bersabar. Dalam enam musim terakhir, selalu ada pemain inti yang tiba di Old Trafford menjelang penutupan jendela transfer. Musim lalu, Senne Lammens direkrut di hari terakhir bursa sebagai kiper anyar, menggantikan rencana mendatangkan Emi Martinez dari Aston Villa. Pada 2024, giliran Manuel Ugarte yang ditebus dari PSG dengan biaya £50,8 juta di deadline day.

Pola yang sama terjadi pada 2021 dengan kepulangan Cristiano Ronaldo yang berakhir mengecewakan, serta kedatangan Edinson Cavani pada 2020 yang tertunda karena pandemi. Alih-alih kesal dengan pola ini, Carrick justru mengingatkan bahwa evaluasi terhadap peluang tim sebaiknya ditunda hingga jendela transfer resmi ditutup pada 1 September pukul 23.00 waktu setempat.

"Akan ada lompatan," ujar Carrick soal target musim ini. "Tidak masalah apakah saya bilang kami bisa atau tidak—dan saya tidak akan pernah bilang kami tidak bisa. Saya tidak percaya itu. Ini tentang apa yang kami lakukan, apa yang bisa kami lakukan, dan apa yang kami mampu."

Reporter: Rizal Fikri
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top