MWC NU Waway Karya dan PPTQ Assahil Gelar Istighotsah Kebangsaan, Doakan Pemimpin dan Negeri

Penulis: Syahril Hamid  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:49:31 WIB
Ribuan peserta mengikuti Istighotsah Kebangsaan yang digelar MWC NU Kecamatan Waway Karya di PPTQ Assahil, Sabtu (15/8/2026).

WAYAWAY KARYA — Ribuan doa dipanjatkan dalam Istighotsah Kebangsaan yang digelar MWC NU Kecamatan Waway Karya di PPTQ Assahil, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara pesantren, ulama, dan pemerintah dalam menjaga keutuhan bangsa.

Ketua MWC NU Kecamatan Waway Karya, KH. Sarijan, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang menyukseskan acara ini, baik dari segi tempat maupun konsumsi. Ia berharap Istighotsah Kebangsaan dapat menjadi agenda tahunan sebagai wadah mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap kehidupan berbangsa dan beragama.

Pesantren Punya Tanggung Jawab Sosial-Keagamaan

Pimpinan PPTQ Assahil, Gus Muhammad Latif Mukti, Lc., M.A., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada pesantrennya sebagai tuan rumah. Menurutnya, pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan santri, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk ikut membangun kehidupan sosial-keagamaan masyarakat.

"Pesantren harus menjadi mitra pemerintah dalam membangun kerukunan dan memperkuat hubungan dengan masyarakat," ujar Gus Latif di hadapan para peserta yang memenuhi lingkungan pesantren.

Sinergi Ulama, Pemerintah, dan Masyarakat

Kepala KUA Kecamatan Waway Karya, H. Muafan, S.Ag., menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan sinergi antara tokoh agama, pemerintah, pesantren, serta masyarakat. Hal senada disampaikan Lurah Tanjung Wangi, Harno, yang mengapresiasi kontribusi semua pihak dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan ini.

Harno menilai kegiatan seperti Istighotsah Kebangsaan memiliki nilai penting dalam memperkuat kerukunan dan kebersamaan masyarakat di tingkat akar rumput.

Beasiswa S1-S3 dan Program Ekonomi Kreatif Disosialisasikan

Di sela kegiatan, Dr. H. Abdurochman, M.Ed menyampaikan sejumlah pesan strategis terkait program beasiswa pendidikan S1, S2, dan S3 baik di Universitas Lampung maupun di luar Lampung. Ia berharap tidak ada lagi mahasiswa yang putus kuliah karena faktor finansial.

MWC NU Waway Karya disebut bisa menjadi mitra dalam menyampaikan program beasiswa, pengkaderan, serta program ekonomi kreatif kepada masyarakat.

Doa Bersama dan Ramah Tamah

Rangkaian acara dilanjutkan dengan istighotsah, tahlil, dan doa bersama yang diikuti seluruh peserta dengan khidmat. Doa dipanjatkan untuk kebaikan para pemimpin, keselamatan masyarakat, keberkahan daerah, serta kedamaian dan kemajuan Indonesia.

Setelah rangkaian doa usai, kegiatan ditutup dengan ramah tamah untuk mempererat silaturahmi antara jajaran MWC NU Kecamatan Waway Karya, pemerintah setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga besar PPTQ Assahil.

Melalui Istighotsah Kebangsaan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan doa untuk negeri terus dirawat, sehingga terjalin sinergi yang semakin kuat antara pesantren, ulama, pemerintah, dan masyarakat.

Reporter: Syahril Hamid
Sumber: sumselindependen.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top