PALEMBANG — Partai Demokrat Sumatera Selatan memilih cara berbeda merayakan hari jadinya yang ke-25. Alih-alih seremonial tertutup, partai berlambang mercy ini mengajak warga berlomba di ruang terbuka.
Rangkaian "Lomba Rakyat HUT ke-25 Partai Demokrat" dijadwalkan berlangsung serentak di 17 kabupaten/kota se-Sumsel pada Minggu (23/8/2026). Kegiatan ini sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPD Partai Demokrat Sumsel, Firdaus Hasbullah, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar perayaan. Pihaknya ingin menghadirkan kegembiraan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
"Partai Demokrat tidak boleh hanya hadir saat momentum politik, tetapi harus selalu hadir dalam kehidupan masyarakat," ujar Firdaus mewakili Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel Cik Ujang, Jumat (14/8/2026).
Beragam perlombaan khas rakyat telah disiapkan panitia di setiap titik lokasi. Kategori yang dipertandingkan mencakup lomba makan kerupuk, balap karung, tarik tambang, hingga jalan sehat dan senam bersama.
Kegiatan ini terbuka untuk umum. Panitia tidak memungut biaya pendaftaran, dengan harapan partisipasi warga bisa maksimal.
Momentum 25 tahun Partai Demokrat mengusung tema "Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan dan Menjaga Demokrasi". Firdaus menjelaskan, tema tersebut merupakan sikap politik partai dalam menghadapi tantangan bangsa.
"Memajukan ekonomi berarti memastikan masyarakat memiliki kesempatan untuk tumbuh dan meningkatkan kesejahteraan. Kemajuan ekonomi tidak hanya dilihat dari angka pertumbuhan, tetapi dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya," katanya.
Prinsip menegakkan keadilan, lanjut Firdaus, harus menjadi dasar dalam pembangunan, pelayanan publik, dan penegakan hukum. Adapun menjaga demokrasi merupakan komitmen partai untuk memperkuat demokrasi yang sehat dan konstitusional.
Pelaksanaan lomba secara serentak ini juga dimaksudkan untuk mengirim pesan bahwa politik harus hadir secara nyata dan dekat dengan masyarakat. Menurut Firdaus, politik tidak hanya berbicara soal kekuasaan dan kontestasi.
"Kami ingin menjadikan momentum HUT ke-25 Partai Demokrat dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan memperkuat hubungan emosional antara partai dengan rakyat," ungkapnya.
Firdaus berharap peringatan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ia meminta seluruh jajaran DPD, DPC, PAC, kader, dan simpatisan menjadikannya momentum evaluasi dan peningkatan kontribusi kepada masyarakat.
"Memasuki usia 25 tahun, Partai Demokrat harus semakin matang dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Di usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia, tugas kita adalah memastikan kemerdekaan mampu menghadirkan kesejahteraan, keadilan, dan demokrasi yang semakin kuat," pungkasnya.