PALEMBANG — Suasana cafe berubah menjadi perpustakaan komunitas selama beberapa jam. Sekitar puluhan peserta yang hadir dalam kolaborasi AIESEC in Unsri dan Palembang Book Party mengawali acara dengan sesi perkenalan untuk mencairkan suasana. Para relawan dari luar negeri, yang disebut Exchange Participants (EP), menjadi daya tarik utama karena peserta lokal bisa berinteraksi langsung dengan mereka.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program incoming Global Volunteer Summer Peak 2025 ini menghadirkan empat EP: Ardi dari Singapura, Kavithi dan Sanjana dari Sri Lanka, serta Menghour dari Kamboja. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri. Peserta tidak hanya berbagi soal buku, tetapi juga saling bertukar cerita tentang budaya dan kebiasaan dari negara masing-masing.
“Kehadiran para Exchange Participants memberikan perspektif baru yang memperkaya jalannya diskusi,” ujar Luthfi Nauval, selaku Organizing Committee program tersebut.
Setelah sesi perkenalan, acara memasuki Silent Reading Session. Seluruh peserta diberi waktu untuk membaca buku pilihan masing-masing dalam keheningan. Sesi ini menjadi momen reflektif yang jarang didapatkan anak muda di tengah rutinitas harian yang padat.
Suasana kemudian berubah menjadi lebih hidup saat memasuki sesi Sharing Session. Peserta bergantian menyampaikan pesan dan pandangan dari buku yang mereka baca. Topik yang diangkat beragam, mulai dari pengembangan diri hingga pengalaman sosial yang dekat dengan keseharian anak muda. Diskusi berlangsung interaktif dan cair, tanpa sekat antara peserta lokal dan relawan internasional.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi positif antara komunitas literasi dan organisasi kepemudaan internasional. Melalui kegiatan ini, AIESEC in Unsri dan Palembang Book Party berharap dapat terus menghadirkan ruang yang mendukung minat baca di kalangan generasi muda.
Kolaborasi ini membuktikan bahwa kegiatan literasi tidak harus membosankan. Dengan kemasan yang lebih inklusif dan menyenangkan, minat baca anak muda bisa didorong sambil membuka wawasan mereka terhadap budaya global.