Pencarian

GAPKI Sumsel Salurkan 200 Masker dan 200 Box Vitamin C ke 4 Posko Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap

Kamis, 08 Oktober 2026 • 12:02:01 WIB
GAPKI Sumsel Salurkan 200 Masker dan 200 Box Vitamin C ke 4 Posko Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
Petugas menata bantuan masker dan vitamin C dari GAPKI Sumsel untuk disalurkan ke empat posko kesehatan warga terdampak kabut asap.

PALEMBANG — Ketua GAPKI cabang Sumatera Selatan Alex Sugiarto melalui Bendahara GAPKI Sumsel Dewi menyatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kontribusi asosiasi pengusaha kelapa sawit dalam mendukung pemerintah menangani dampak kesehatan yang muncul akibat kabut asap karhutla. Penyaluran menyasar empat titik posko yang tersebar di Palembang.

Bantuan diserahkan ke Posko Kesehatan Semabor, Posko Kesehatan Monpera, Posko Pelayanan Jakabaring, dan Posko Pelayanan Kertapati. Total bantuan mencakup 200 masker, 200 box vitamin C, 40 dus mi instan, dan 40 dus air mineral.

Empat Posko Jadi Sasaran Penyaluran Bantuan

“Sebagai asosiasi pengusaha kelapa sawit di Sumsel, hari ini kami ikut berkontribusi untuk mendukung penanganan kesehatan dalam rangka adanya asap akibat karhutla,” kata Dewi, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya warga yang terdampak kabut asap dan membutuhkan layanan kesehatan maupun kebutuhan dasar selama kondisi tersebut berlangsung.

“Semoga dengan bantuan ini bisa membantu warga masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Posko Monpera Layani 48 Pasien, Mayoritas Usia Produktif

Koordinator Posko Kesehatan Monpera, Deddy, menyampaikan apresiasi kepada GAPKI Sumsel atas bantuan yang diberikan. Posko Kesehatan Monpera berlokasi di Jalan Merdeka No. 1, Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, dan dalam pelaksanaannya didukung RS Mata Binar.

“Kami dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada GAPKI Sumsel yang telah memberikan bantuannya. Ini sangat bermanfaat, baik untuk petugas yang ada di posko maupun masyarakat yang datang untuk memeriksakan kesehatannya,” ujar Deddy.

Deddy menjelaskan, Posko Kesehatan Monpera melayani masyarakat mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Selain posko tersebut, Dinas Kesehatan Kota Palembang juga mendirikan 18 titik posko yang beroperasi selama 24 jam.

Hingga saat ini, Posko Kesehatan Monpera telah melayani sekitar 48 pasien. Sebagian besar pasien merupakan masyarakat usia produktif yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut, termasuk pedagang dan pekerja lainnya.

Layanan Gratis Cukup Bawa KTP, Tersedia di Puskesmas OKI hingga Muba

Pelayanan kesehatan juga tersedia di sejumlah puskesmas di Kota Palembang serta beberapa wilayah sekitar, termasuk Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir (OI), Banyuasin, dan Musi Banyuasin (Muba).

Menurut Deddy, layanan pemeriksaan dan penanganan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak karhutla diberikan secara gratis sesuai Surat Edaran Gubernur Sumatera Selatan Nomor 440/6743/DISKES/2026.

“Untuk masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat kabut asap, silakan datang ke posko kesehatan atau puskesmas terdekat. Pelayanannya gratis, cukup membawa KTP,” jelasnya.

Imbauan: Hindari Pembakaran, Pakai Masker, Perbanyak Air Putih

Deddy juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah bertambahnya kabut asap dengan tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu karhutla.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumsel untuk tidak melakukan pembakaran agar asap ini tidak semakin banyak. Dampaknya sangat berpengaruh terhadap kesehatan,” katanya.

Masyarakat juga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, memperbanyak minum air putih, dan menjaga kondisi tubuh dengan mengonsumsi vitamin. Jika mengalami keluhan kesehatan, warga diminta segera memeriksakan diri ke posko kesehatan atau puskesmas terdekat tanpa dipungut biaya.

Follow sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumsel.jarrakpos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks