Pemerintah Kota Palembang menggencarkan operasi pasar murah di seluruh kecamatan untuk menekan inflasi yang tercatat 2,40 persen secara tahunan pada September 2026. Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyebut strategi 4K—ketersediaan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif—diterapkan sejak awal tahun. Angka inflasi itu turun dibanding Agustus 2026 yang berada di level 2,48 persen.
PALEMBANG — Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan bahwa penurunan inflasi ke 2,40 persen tidak lepas dari penerapan strategi 4K yang dijalankan sejak awal tahun 2026. Operasi pasar murah digelar bertahap di setiap kecamatan untuk menjual bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Dari sisi ketersediaan, Pemkot Palembang menjalin kerja sama antar-daerah, menggelar operasi pasar, dan menyiapkan rencana penambahan cadangan pangan. Langkah itu ditempuh untuk memastikan pasokan tetap aman menjelang periode permintaan tinggi.
Operasi Pasar Murah Menjangkau Seluruh Kecamatan
Pasar murah di tingkat kecamatan dan kelurahan didorong untuk menjaga daya beli warga sekaligus mencegah panic buying. "Untuk operasi pasar kami digencarkan di seluruh kecamatan di Kota Palembang secara bertahap," ujar Ratu Dewa.
Pemerintah kota juga menempuh rehabilitasi jalan, revitalisasi pasar, dan pengaturan lalu lintas guna memperlancar distribusi barang. Ketiga langkah itu menyasar titik-titik yang selama ini menjadi penghambat pengiriman komoditas.
Komunikasi Publik dan Koordinasi Lintas Daerah
Informasi harga dan pasokan disampaikan lewat berbagai media sosial agar warga tidak terpancing membeli berlebihan. Pemkot turut berkoordinasi dengan daerah penghasil, distributor, dan agen komoditas untuk menjaga stabilitas pasokan.
Ratu Dewa menilai pengendalian inflasi merupakan bagian yang saling mendukung dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. "Ketersediaan pangan, stabilitas harga, kelancaran distribusi dan komunikasi publik yang efektif dinilai turut menciptakan kondisi yang nyaman untuk berbelanja bagi masyarakat Kota Palembang," ujarnya.
Inflasi September 2026 Turun dari Bulan Sebelumnya
Data Pemkot Palembang mencatat inflasi September 2026 sebesar 2,40 persen secara year on year. Angka itu turun dari Agustus 2026 yang berada di level 2,48 persen.
Ratu Dewa menyebut penurunan tersebut sebagai hasil penerapan strategi 4K yang konsisten. "Penurunan ini disebabkan oleh langkah penerapan K4 yang diterapkan sejak awal tahun 2026," katanya.
Pemkot Palembang berencana melanjutkan operasi pasar murah secara bertahap di kecamatan lain. Penambahan cadangan pangan juga disiapkan untuk menjaga stabilitas harga pada bulan-bulan berikutnya.