SUMATERA SELATAN — Universitas Indonesia bersama Dewan Pimpinan Nasional PERADI Profesional menggelar Networking Golf Tournament 2026 di Pondok Indah Golf, Jakarta, Minggu (8/11/2026). Turnamen itu mempertemukan praktisi hukum, akademisi, pimpinan perguruan tinggi, pelaku usaha, hingga perbankan dari kedua institusi.
Pondok Indah Golf menjadi lokasi pertemuan lintas profesi yang dikemas dalam format turnamen golf. Sekretaris Jenderal PERADI Profesional, Prof. Dr. Yuhelson, S.H., M.H., M.Kn., berperan sebagai koordinator kegiatan bersama Wakil Rektor IV UI, Prof. Dr. Agus Setiawan, S.Kp., M.N., D.N.
Keduanya menargetkan komunikasi dan kerja sama antara UI dan PERADI Profesional berjalan lebih erat setelah pertemuan informal tersebut. Peserta yang hadir mencakup kalangan akademisi, advokat, pengusaha, bankir, serta mitra strategis kedua lembaga.
Turnamen ini tidak berhenti pada kompetisi olahraga. UI dan PERADI Profesional memanfaatkannya untuk mempererat hubungan lintas profesi sekaligus membuka peluang kolaborasi antara dunia akademik dan praktik hukum.
Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., selaku Ketua Umum PERADI Profesional, menilai pertemuan informal punya nilai strategis bagi kerja sama antarlembaga. Menurut dia, kepercayaan antarlembaga lebih mudah tumbuh lewat perjumpaan langsung ketimbang forum resmi.
"Bagi saya, golf hari ini bukan semata-mata tentang siapa yang menang atau kalah. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita membangun persahabatan, memperkuat komunikasi, dan menumbuhkan rasa saling percaya. Sebab, kerja sama yang besar sering kali berawal dari pertemuan sederhana yang dilandasi ketulusan dan saling menghormati," ujar Harris Arthur Hedar.
Komposisi peserta Networking Golf Tournament 2026 sengaja dibuat lintas sektor. Selain advokat dan akademisi, hadir pimpinan perguruan tinggi, pelaku usaha, perbankan, dan mitra strategis UI maupun PERADI Profesional.
Bagi UI, kehadiran Wakil Rektor IV Agus Setiawan memberi sinyal bahwa kerja sama institusi tidak hanya menyangkut pendidikan, tetapi juga pengembangan jejaring profesional bagi lulusan. Sementara PERADI Profesional berkepentingan memperluas koneksi organisasi ke dunia kampus dan sektor usaha.
Format turnamen golf dipilih karena memberi ruang percakapan yang lebih cair dibanding forum formal. Dalam konteks kerja sama kelembagaan, obrolan santai di lapangan kerap membuka jalan bagi kesepakatan yang lebih konkret.
Harris Arthur Hedar menegaskan prioritas acara bukanlah papan skor. Persahabatan, komunikasi, dan rasa saling percaya disebutnya sebagai modal utama sebelum kedua institusi melangkah ke kerja sama yang lebih luas.