PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung pembukaan Latihan Praoperasi (Latpraops) di Auditorium Lantai 7 Mapolda Sumsel, Palembang, Rabu, 23 September 2026. Latpraops digelar untuk menyamakan persepsi, menyatukan pemahaman, serta memastikan keselarasan cara bertindak seluruh personel selama operasi berlangsung.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Johannes Bangun, S.Sos., S.I.K., M.H., ditunjuk sebagai Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) dalam pelaksanaan Operasi Sikat I Musi 2026.
Polda Sumsel memetakan titik-titik yang dinilai rawan kriminalitas di wilayah kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Sasaran penindakan mencakup berbagai bentuk kejahatan konvensional jalanan, mulai dari curat, curas, curanmor, hingga aksi premanisme.
Pelaksanaan operasi mengedepankan penegakan hukum secara terukur, deteksi dini melalui fungsi intelijen, serta peningkatan patroli pada kawasan yang menjadi sasaran. Operasi melibatkan personel gabungan dari satuan fungsi Polda Sumsel hingga Polres jajaran.
Kapolda Sumsel menegaskan bahwa rasa aman merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Seluruh personel diminta melaksanakan operasi secara tepat sasaran dan tidak memberikan ruang terhadap aksi kriminalitas yang meresahkan warga.
"Pastikan operasi ini berjalan tepat sasaran serta zero tolerance bagi pelaku kejahatan dan premanisme. Keberhasilan operasi ini bukan hanya dilihat dari penyelesaian perkara, namun berkurangnya angka kejahatan serta terciptanya rasa aman bagi masyarakat," tegas Sandi Nugroho.
Sandi juga menekankan pentingnya sinergi antarfungsi, antarwilayah, pemangku kepentingan, jajaran TNI, serta aparat penegak hukum lainnya. Soliditas seluruh unsur dinilai menjadi bagian penting agar operasi berjalan efektif.
"Sebagai manusia biasa tentunya kita tidak bisa menjadi Superman, namun kita bisa membangun super team yang solid dalam mencapai tujuan operasi. Landasi pengabdian ini dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas demi menjaga kehormatan institusi dan menggelorakan semangat 'Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!'" tambah Sandi Nugroho.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyatakan seluruh jajaran kepolisian berkomitmen menjalankan instruksi pimpinan secara profesional dan humanis dalam menjaga situasi kamtibmas.
"Kami memastikan seluruh rangkaian operasi berjalan maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat. Personel dipersiapkan agar memahami sasaran dan cara bertindak yang tepat sehingga penanganan kejahatan jalanan maupun premanisme dapat berjalan terarah," ujar Nandang.
Polda Sumsel mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan potensi gangguan keamanan maupun tindakan yang diduga sebagai premanisme kepada kepolisian. Informasi dari warga dinilai membantu personel melakukan deteksi dini dan merespons gangguan keamanan secara cepat sesuai ketentuan hukum.
Melalui Latpraops Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel mempersiapkan personel dan seluruh unsur operasi agar memahami sasaran, target, serta cara bertindak selama 16 hari pelaksanaan operasi.