Hansi Flick Dukung Lamine Yamal Raih Ballon d'Or Usai Trofi LaLiga dan Piala Dunia

Penulis: Hamdani Putra  •  Selasa, 15 September 2026 | 22:18:31 WIB
Pelatih Barcelona Hansi Flick menyampaikan dukungan kepada Lamine Yamal untuk meraih Ballon d'Or.
meraih gelar individual paling bergengsi dalam sepak bola dunia tersebut. ISI:

SUMATERA SELATAN — Dukungan itu disampaikan Flick dengan keyakinan bahwa Yamal punya modal kuat untuk bersaing di jajaran teratas perburuan Ballon d'Or. Penyerang muda Spanyol itu sudah mengoleksi dua gelar bersama Blaugrana plus trofi Piala Dunia bersama Timnas Spanyol.

Dua Trofi Bersama Barcelona Jadi Modal Yamal

Yamal mencatatkan pencapaian penting di level klub bersama Barcelona. Dua gelar sudah ia persembahkan untuk Blaugrana, capaian yang jarang dimiliki pemain seusianya di kompetisi Eropa.

Prestasi itu melengkapi koleksi trofinya di level internasional. Bersama Timnas Spanyol, Yamal turut mengangkat trofi Piala Dunia, pencapaian yang memperkuat posisinya sebagai salah satu talenta terbaik generasi barunya.

Ambisi Yamal Menang Ballon d'Or Sudah Terlihat

Flick menyebut ambisi Yamal untuk memenangkan Ballon d'Or bukan hal baru. Menurutnya, keinginan itu sudah tumbuh dalam diri pemain muda tersebut sejak lama.

Keyakinan Flick bertumpu pada kombinasi prestasi tim dan performa individu Yamal. Pada usia 19 tahun, ia sudah menjadi bagian inti Barcelona dan Timnas Spanyol, dua tim yang bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

Persaingan Ballon d'Or Masih Terbuka

Perburuan Ballon d'Or selalu melibatkan nama-nama besar dari berbagai liga top Eropa. Yamal masuk dalam daftar kandidat yang patut diperhitungkan berkat konsistensi penampilan dan trofi yang ia kumpulkan.

Dukungan dari pelatih sekelas Flick menambah bobot posisi Yamal dalam percaturan gelar tersebut. Barcelona dan Timnas Spanyol menjadi dua panggung utama yang akan menentukan peluangnya musim ini.

Reporter: Hamdani Putra
Sumber: 20.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top