SUMATERA SELATAN — MG 07 bukan sekadar sedan listrik biasa. Dengan dimensi 4.886 x 1.900 x 1.478 mm dan jarak sumbu roda 2.825 mm, mobil ini masuk kategori mid-size sedan yang selama ini didominasi Camry dan Accord. Namun alih-alih mesin bensin, MG 07 datang dengan dua pilihan arsitektur kelistrikan yang berbeda di tiap variannya.
MG membagi lima varian MG 07 ke dalam dua kelompok besar. Varian standar akan mulai dikirim Agustus 2026, sementara versi tertinggi dengan sistem tegangan tinggi 800V baru menyusul Oktober 2026. Perbedaan ini penting karena arsitektur 800V memungkinkan waktu charging jauh lebih singkat dibanding sistem 400V konvensional.
Sayangnya, MG belum merilis detail kapasitas baterai dan angka jarak tempuh resmi untuk tiap varian. Yang baru terungkap baru sebatas harga dan waktu pengiriman. Untuk pasar Indonesia, kita perlu menunggu konfirmasi apakah varian 800V ini yang akan dibawa masuk atau versi standar yang lebih murah.
MG terang-terangan menyebut MG 07 terinspirasi dari Porsche Panamera, Taycan, Jaguar F-Type, dan Xiaomi SU7. Bahkan dalam presentasi resmi, perwakilan MG membuat perbandingan langsung dengan model-model tersebut. Ini langkah berani, tapi dari spesifikasi yang dirilis, arah desainnya memang mengikuti tren sedan listrik masa kini: garis atap landai ala fastback, bodi membulat, dan gagang pintu semi-tersembunyi.
Detail menarik lainnya: pintu tanpa bingkai (frameless), spoiler belakang elektrik dengan 5 posisi penyesuaian, dan dua pilihan velg 19 inci dengan desain berbeda. Untuk ruang bagasi, MG 07 menawarkan kapasitas 697 liter di belakang plus frunk 168 liter di depan. Total 865 liter — angka yang sangat kompetitif untuk kelas sedan.
Jika dikonversi dengan kurs Rp 16.000 per Yuan, banderol MG 07 berkisar Rp 280 juta hingga Rp 370 juta. Ini menempatkannya satu level di bawah Tesla Model 3 dan BYD Seal di pasar global, tapi justru bersinggungan langsung dengan Camry Hybrid yang saat ini dijual di kisaran Rp 700 jutaan di Indonesia. Artinya, kalau MG membawa 07 ke sini dengan harga kompetitif, segmen sedan menengah premium bisa bergeser.
Tapi perlu diingat: harga China selalu lebih murah karena insentif pemerintah dan skala produksi lokal. Harga OTR Indonesia pasti berbeda — bisa lebih tinggi karena pajak, ongkos kirim, dan margin dealer.
MG 07 adalah produk yang menjanjikan di atas kertas: desain berani, ruang bagasi luas, dan opsi teknologi 800V di varian tertinggi. Tapi masih banyak variabel yang belum terjawab — terutama soal performa, jarak tempuh, dan yang paling krusial: kapan dan berapa harga resminya di Indonesia.
Untuk kamu yang sedang menimbang sedan listrik di kelas Camry, MG 07 layak masuk daftar tunggu. Tapi jangan buru-buru booking — tunggu data teknis lengkap dan pengumuman resmi MG Indonesia. Kalau punya budget di atas Rp 700 jutaan, kamu masih punya opsi Camry Hybrid yang sudah teruji, atau BYD Seal yang sudah resmi dijual di sini.