Pelindo dan Aceh Utara Garap Pelabuhan Krueng Geukueh, Target Jadi Pusat Logistik Ekspor-Impor di Pesisir Timur

Penulis: Fauzan Akbar  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:12:31 WIB
Pelindo dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berkomitmen mengembangkan Pelabuhan Krueng Geukueh sebagai pusat logistik ekspor-impor di pesisir timur Aceh.

SUMATERA SELATAN — Pelabuhan Krueng Geukueh selama ini dikenal sebagai salah satu aset strategis di pesisir timur Aceh. Letaknya yang berada di jalur pelayaran internasional barat Indonesia membuat pelabuhan ini dinilai memiliki potensi besar untuk melayani komoditas ekspor dan impor dalam skala lebih luas.

Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, menyatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh percepatan pengembangan pelabuhan tersebut. Dukungan itu mencakup bantuan proses administrasi dan perizinan yang menjadi kewenangan daerah.

"Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sangat menyambut positif berbagai rencana yang dipaparkan PT Pelindo Multi Terminal. Kami siap memberikan dukungan penuh, termasuk membantu percepatan proses administrasi sesuai kewenangan pemerintah daerah agar iklim investasi dapat berjalan semakin baik," kata Tarmizi dalam keterangan resminya.

Mengapa Pelabuhan Ini Penting bagi Ekonomi Aceh?

Pelabuhan Krueng Geukueh bukan sekadar tempat bongkar muat barang. Bagi Aceh Utara, pelabuhan ini adalah pintu masuk utama untuk menggerakkan roda ekonomi daerah yang selama ini bertumpu pada sektor industri dan perdagangan.

Dengan kapasitas layanan multipurpose, pelabuhan ini mampu menangani berbagai jenis komoditas. Kehadiran kawasan industri di sekitarnya menambah nilai strategis pelabuhan sebagai simpul rantai pasok.

"Industri maritim harus menjadi salah satu gerbang utama dalam membangun perekonomian Aceh Utara yang lebih maju dan berdaya saing," ujar Tarmizi.

Pelindo Siap Bangun Ekosistem Logistik Terpadu

Senior Vice President Business Development PT Pelindo, I Wayan Wirawan, menilai dukungan pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam transformasi pelabuhan ini. Pihaknya optimistis pengembangan Krueng Geukueh bisa berjalan lebih cepat dengan kolaborasi yang solid.

"Pelindo memandang Pelabuhan Umum Krueng Geukueh yang berada di Aceh Utara memiliki posisi yang sangat strategis untuk dikembangkan ke tahap yang lebih besar. Karena itu, kami hadir untuk membangun langkah-langkah konkret bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara," katanya.

Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah agenda strategis. Mulai dari optimalisasi layanan perdagangan domestik dan internasional, pengembangan lini bisnis kolaboratif, hingga peningkatan konektivitas logistik dan rantai pasok.

Rencana pembangunan infrastruktur pelabuhan juga menjadi sorotan utama. Infrastruktur yang memadai dinilai mampu mendukung pertumbuhan investasi di kawasan industri dan menarik minat investor baru.

Apa Dampaknya bagi Masyarakat Lokal?

Pengembangan pelabuhan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas infrastruktur, tetapi juga membangun ekosistem logistik yang inklusif dan berkelanjutan. Dampak langsungnya bagi masyarakat adalah terbukanya peluang kerja baru di sektor maritim dan turunannya.

Pelindo meyakini dengan dukungan pemerintah daerah, ulama, tokoh adat, dan masyarakat, Pelabuhan Umum Krueng Geukueh dapat berkembang menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi kawasan. Sinergi ini sekaligus memperkuat posisi Aceh Utara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi maritim di tingkat nasional maupun internasional.

Reporter: Fauzan Akbar
Sumber: dialeksis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top