PALEMBANG — Pelantikan berlangsung di Gedung Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum JMSI, Dr. Teguh Santosa, M.A. Kepengurusan baru ini dinilai menjadi momentum penting bagi industri media siber di Sumatera Selatan yang tengah menghadapi tantangan disrupsi digital dan maraknya informasi tidak terverifikasi.
Ketua JMSI Sumsel, H. Firdaus Komar, S.Pd., M.Si., yang akrab disapa Bung Firko, menyatakan pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan akademisi. Sinergi ini dinilai kunci untuk membangun iklim media yang sehat sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat di tengah derasnya arus informasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan seluruh stakeholder yang telah mendukung terselenggaranya pelantikan ini. Ke depan, JMSI Sumsel akan terus memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang mendukung kemajuan dunia pers,” ujar Firdaus Komar dalam sambutannya.
Ketua Umum JMSI, Dr. Teguh Santosa, memberikan pesan tegas kepada pengurus baru. Menurutnya, perusahaan pers tidak boleh hanya mengejar traffic semata. Tata kelola yang profesional harus berbanding lurus dengan kualitas jurnalistik yang berintegritas dan dipercaya publik.
“JMSI harus menjadi organisasi yang mampu meningkatkan kualitas manajemen perusahaan pers sekaligus memperkuat literasi masyarakat. Sajikan informasi yang komprehensif, berimbang, dan memberikan solusi bagi publik,” tegas Teguh.
Ia menambahkan, praktik clickbait dan pemberitaan tidak akurat justru akan merusak kredibilitas media di mata pembaca. JMSI disebut memiliki tanggung jawab membina anggotanya agar tidak hanya unggul secara bisnis, tetapi juga etis dalam menyajikan berita.
Mewakili Gubernur Sumatera Selatan, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Panji Tjahajanto, S.Hut., M.Si., turut menyampaikan apresiasi. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas organisasi serta memperkuat peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurut Panji, di tengah derasnya arus informasi digital, media memiliki peran penting dalam menangkal penyebaran hoaks dan disinformasi melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal bagi JMSI Sumsel untuk menghadirkan program-program inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat luas, sekaligus membangun ekosistem media digital yang sehat, kredibel, dan bertanggung jawab di Sumatera Selatan.