Harga Pertamax Naik Mulai 10 Juni 2026, K-MAKI Sumsel Peringatkan Efek Domino ke Harga Bahan Pokok

Penulis: Amril Fauzan  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 11:41:31 WIB
Kenaikan harga Pertamax mulai 10 Juni 2026 resmi diberlakukan PT Pertamina Patra Niaga.

PALEMBANG — Kenaikan harga Pertamax yang mulai diterapkan PT Pertamina Patra Niaga pada Rabu (10/6/2026) langsung menuai kekhawatiran dari pegiat antikorupsi di Sumatera Selatan. Feri Kurniawan, Koordinator K-MAKI Sumsel, menilai kebijakan ini bukan sekadar penyesuaian harga bahan bakar, melainkan pemicu potensi lonjakan harga barang kebutuhan sehari-hari.

Biaya Distribusi Dipastikan Naik, Harga Sembako Terancam Ikut Meroket

Feri menjelaskan, meskipun Pertamax merupakan BBM non-subsidi, penggunaannya sudah sangat luas di kalangan pelaku usaha dan masyarakat umum. “Kenaikan harga Pertamax dan BBM non-subsidi lainnya berpotensi memicu kenaikan harga bahan pokok karena biaya transportasi dan distribusi akan ikut meningkat,” ujarnya di Palembang.

Ia menambahkan, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat kecil yang selama ini bergantung pada harga barang yang stabil di pasaran. Kelompok berpenghasilan rendah dan menengah dinilai menjadi pihak paling rentan terhadap gejolak harga ini.

Pemerintah Diminta Segera Antisipasi Lonjakan Inflasi Daerah

Feri mengingatkan pemerintah pusat agar tidak lengah. Menurutnya, kenaikan biaya produksi dan distribusi berpotensi mendorong angka inflasi yang pada akhirnya menggerus daya beli masyarakat. “Kita berharap pemerintah pusat segera melakukan langkah-langkah strategis agar kenaikan harga BBM ini tidak berdampak terlalu besar terhadap harga kebutuhan pokok,” katanya.

Ia mendorong pemerintah untuk mengevaluasi ulang belanja negara yang dinilai kurang efisien. “Kami mengusulkan agar pemerintah melakukan penghematan anggaran secara menyeluruh, termasuk meninjau kembali program-program yang membutuhkan biaya besar, menunda perjalanan dinas yang tidak mendesak, serta melakukan efisiensi belanja daerah dan pusat untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional,” ungkap Feri.

Prioritas Utama: Jaga Daya Beli Masyarakat Sumsel

Di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis, Feri menekankan bahwa langkah antisipatif harus segera diambil. “Kebijakan apa pun yang diambil pemerintah harus mengutamakan kepentingan masyarakat luas. Stabilitas harga bahan pokok harus menjadi prioritas agar beban ekonomi masyarakat tidak semakin berat,” tegasnya.

PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga sejumlah produk BBM non-subsidi, termasuk Pertamax dan Pertamax Green, mulai hari ini. Kebijakan ini mengacu pada perkembangan harga minyak dunia dan kondisi pasar energi nasional. K-MAKI Sumsel akan terus memantau dampak kebijakan ini terhadap harga barang di pasar tradisional di Palembang dan sekitarnya.

Reporter: Amril Fauzan
Back to top