PALEMBANG — Kebijakan ini diambil untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang yang diprediksi terjadi pada malam akhir pekan. CFN Atmo Palembang yang digelar setiap Sabtu malam biasanya menarik ribuan warga untuk beraktivitas di pusat kota, sehingga kebutuhan transportasi publik pun ikut melonjak.
Penyesuaian jadwal LRT Sumsel bukanlah tanpa alasan. Sepanjang gelaran CFN, kawasan Atmo Palembang menjadi salah satu titik keramaian terpadat. Kepadatan lalu lintas dan terbatasnya area parkir membuat LRT menjadi pilihan utama bagi warga yang ingin menikmati malam bebas kendaraan.
Pihak pengelola LRT Sumsel melihat pola ini sebagai peluang untuk meningkatkan pelayanan. Dengan jadwal baru, frekuensi perjalanan pada Sabtu malam diharapkan bisa lebih optimal mengangkut penumpang, terutama pada jam-jam sibuk setelah CFN usai.
Meski detail jadwal teknis belum dirilis secara keseluruhan, perubahan utama dipastikan terjadi pada jam operasional malam hari. Jika pada hari biasa jam operasi terakhir lebih awal, pada hari Sabtu selama CFN, jam layanan LRT akan diperpanjang.
Penambahan jadwal ini juga bertujuan untuk memberi kepastian bagi warga yang ingin pulang setelah acara. Sebelumnya, banyak pengunjung CFN yang mengeluhkan jam operasi LRT yang berakhir lebih cepat, sehingga mereka harus mencari alternatif transportasi lain yang kadang lebih mahal atau tidak tersedia.
Kebijakan ini disambut positif oleh warga Palembang yang kerap memanfaatkan CFN sebagai ajang rekreasi keluarga. “Selama ini kami sering ragu naik LRT kalau malam Sabtu karena takut ketinggalan kereta terakhir. Kalau jadwalnya ditambah, pasti lebih nyaman,” ujar seorang warga yang ditemui di Stasiun LRT Ampera.
Tak hanya warga lokal, wisatawan yang berkunjung ke Palembang pada akhir pekan juga diuntungkan. CFN Atmo Palembang telah menjadi ikon wisata malam kota, dan kehadiran LRT dengan jadwal khusus memperkuat ekosistem transportasi terintegrasi di Ibu Kota Sumatera Selatan tersebut.
Perlu dicatat, penyesuaian jadwal ini bersifat spesifik untuk hari Sabtu saja. Pada hari Minggu hingga Jumat, jadwal operasional LRT Sumsel diperkirakan masih akan menggunakan pola reguler seperti sebelumnya. Penumpang tetap disarankan untuk mengecek jadwal terkini melalui aplikasi resmi atau kanal informasi di stasiun.
Langkah ini menunjukkan respons cepat operator terhadap dinamika kebutuhan warga kota. Dengan mengintegrasikan jadwal transportasi publik ke dalam agenda acara kota, pemerintah daerah dan pengelola LRT berupaya mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.