LAHAT — Setelah berlangsung sejak 22 April 2026, program TMMD ke-128 di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, resmi ditutup. Prosesi penutupan tetap berlangsung khidmat meski diguyur hujan, dipimpin langsung oleh Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin.
Selama satu bulan pengerjaan, TMMD ke-128 menyasar sejumlah sasaran fisik yang langsung dirasakan warga. Pembangunan jalan desa dan Plat Decker menjadi prioritas utama untuk membuka akses ekonomi warga.
Selain itu, program ini juga merampungkan renovasi masjid, pembangunan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta lima unit sumur bor dan MCK. Fasilitas pendidikan anak usia dini dan pos kamling pun ikut direhabilitasi.
Dalam pidatonya, Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin menegaskan bahwa TMMD bertujuan mempercepat pembangunan di pedesaan. Program ini melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat secara gotong royong.
“TMMD bertujuan membantu pemerintah daerah dalam mempercepat akselerasi pembangunan, terutama pembangunan infrastruktur jalan di pedesaan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya di hadapan peserta upacara.
Usai upacara, rangkaian kegiatan sosial turut digelar. Atraksi prajurit TNI, pembagian sembako, serta bakti kesehatan menjadi bagian dari acara penutupan yang dihadiri Bupati Lahat Bursah Zarnubi beserta jajaran Forkopimda.
Hadir pula Dandim 0405/Lahat Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto, Camat Kikim Area, serta anggota DPRD Dapil Kikim Sutra Imansyah. Kepala desa se-Kikim Timur juga turut menyaksikan langsung hasil pembangunan yang telah rampung.
Dengan rampungnya TMMD ke-128, warga Desa Lubuk Tampang kini memiliki akses jalan yang lebih baik. Sumur bor dan MCK yang dibangun juga diharapkan meningkatkan kualitas sanitasi dan ketersediaan air bersih di wilayah tersebut.
Program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi TNI dan pemerintah daerah dalam membangun desa dari pinggiran. Pemerintah Kabupaten Lahat berharap hasil pembangunan ini bisa dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.