PALEMBANG — PT Pusri Palembang, bagian dari holding PT Pupuk Indonesia (Persero), merespons cepat musibah kebakaran yang melanda permukiman padat di kawasan 1 Ilir. Perusahaan pelat merah itu tidak hanya menerjunkan armada pemadam dari Departemen K3, tetapi juga mendirikan posko darurat dan membagikan perlengkapan rumah tangga serta peralatan dapur kepada warga yang rumahnya hangus.
Kebakaran yang terjadi Senin lalu menghanguskan sembilan rumah dan merembet ke sejumlah bangunan di sekitarnya. Tim K3 Pusri tiba di lokasi bersamaan dengan aparat kelurahan dan relawan setempat untuk memastikan api tidak meluas ke permukiman lain. Langkah ini dinilai krusial mengingat kepadatan bangunan di kawasan 1 Ilir yang rawan perambatan api.
Selain alat pemadam, Pusri mendistribusikan paket sembako, air mineral, dan makanan siap saji bagi warga yang mengungsi. Posko darurat didirikan di dekat lokasi kebakaran sebagai pusat koordinasi dan tempat istirahat sementara. Bantuan ini disalurkan langsung di lapangan dengan berkoordinasi bersama ketua RT, RW, dan Lurah setempat.
VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri, Rustam Effendi, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar. “Pusri turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa warga di 1 Ilir ini. Melalui bantuan yang kami salurkan, kami berharap dapat meringankan beban para korban dan membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Hingga saat ini, pihak Pusri masih menjalin komunikasi dengan perangkat kelurahan untuk mengidentifikasi kebutuhan warga yang lebih spesifik. Bantuan tambahan kemungkinan akan disalurkan dalam waktu dekat, tergantung hasil asesmen di lapangan. Kebakaran di 1 Ilir menjadi salah satu peristiwa terbesar di Palembang pada bulan Mei ini, dengan kerugian material yang masih dalam pendataan.